POPULARITAS.COM – Pertempuran kurun 24 jam diberbagai wilayah di Yaman, sebabkan tidak kurang dari 1.150 tentara dari kelompok Houthi berhasil dilumpuhkan.
Keberhasilan tersebut terjadi dalam 1.900 serangan diberbagai front di negara tersebut.
Juru bicara pasukan pemerintah, Majed al-Nuzaili, dalam pernyataan di platform media sosial X mengatakan bahwa operasi tersebut menargetkan depot senjata, kamp militer, benteng pertahanan, posisi artileri, konsentrasi pasukan, dan jalur pasokan milik Houthi di front timur, barat, dan barat daya, termasuk “target-target militer bernilai tinggi” jauh di dalam wilayah yang dikuasai kelompok tersebut.
Lebih dari 180 kendaraan militer dan logistik hancur atau rusak, tambah al-Nuzaili. Dia mengatakan operasi itu bertujuan melemahkan kemampuan Houthi untuk memperkuat pasukan dan mempertahankan operasi di garis depan.
Angka-angka tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.
Al-Nuzaili mengatakan pasukan pemerintah terus melakukan serangan di lapangan, merebut kembali sejumlah posisi, dan memperkuat kendali atas wilayah yang telah dikuasai.
Sementara itu, Kelompok Houthi belum memberikan komentar atas pernyataan pemerintah Yaman.
Pemerintah Yaman melancarkan serangan berskala besar pada Senin (5/10) untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai Houthi. Beberapa pertempuran paling sengit terkonsentrasi di sekitar Selat Bab al-Mandab yang strategis di Yaman barat daya.
Operasi udara Arab Saudi untuk mendukung pasukan pemerintah Yaman semakin intensif, sementara kelompok Houthi meningkatkan serangan rudal dan drone terhadap sejumlah sasaran di Arab Saudi, termasuk Bandar Udara Internasional King Khalid di Riyadh, ibu kota negara kerajaan tersebut.
Yaman terjerumus ke dalam konflik sejak akhir 2014, ketika kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah utara negara itu.
Koalisi pimpinan Arab Saudi melakukan intervensi pada 2015 untuk mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, yang kini berkedudukan di kota pelabuhan Aden di wilayah selatan.


Leave a comment