Home News Pelaku Asusila di Pidie Jaya Bakal Dijerat Dengan UU Perlidungan Anak
News

Pelaku Asusila di Pidie Jaya Bakal Dijerat Dengan UU Perlidungan Anak

Share
Ketua Badan Legislasi (Banleg) DPRK Pidie Jaya, Fadhlillah. (popularitas/Nurzahri)
Share

POPULARITAS.COM – Badan Legislasi (Banleg) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Pidie Jaya, telah merampung pembahasan Rancangan Qanun (Raqan) Perlindungan Anak dan perempuan.

Pembahasan itu sendiri mulai dilakukan di awal Ramadhan 1442 Hijriah, dan rampung dilakukan terhadap Raqan anak dan perempuan itu pada 27 Puasa.

Ketua Banleg DPRK Pidie Jaya, Fadhlillah menyebutkan, dari total lima raqan prioritas dalam Program Legislasi daerah (Prolegda) pihaknya sudah merampung Rancangan Qanun Perlindungan Anak dan Perempuan.

“Pembahasan (Raqan Perlindungan anak dan Perempuan) tingkat DPR, di akhir puasa kita sudah lakukan fasilitasi akhir ke Banda Aceh,” kata Fadhlillah, Kamis (20/5/2021).

Selain itu, aku Wak Coy sapaan akrab Fadhlillah, Banleg DPRK Pidie Jaya juga sudah menyelesaikan pembahasan awal Raqan penyertaan modal Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

“Dari awal target kita yang pertama Raqan yang kita selesai Qanun Perlindungan Anak, dan Alhamdulillah, di akhir puasa kemarin sudah selesai kita bahas,” jelas Wakcoy.

Sambungnya, usai rampung dilakukan pembahasan Raqan tersebut, tahapan selanjutnya berupa proses fasilitasi dengan Biro Hukum Provinsi untuk memperoleh register untuk seterusnya diparipurnakan dalam sudang DPRK Pidie Jaya.

Sambungnya, secara spesifikasi, Raqan tersebut mengatur tentang metode penyelesaian perkara anak dan perempuan yang harus dilakukan dengan Undang-Undang khusus Anak dan perempuan.

Nantinya, dengan disahkannya Raqan tersebut menjadi Qanun Daerah, maka pihak penegak hukum akan memiliki pedoman berupa produk hukum daerah Pidie Jaya, yang dapat digunakan untuk menyelesaikan perkara-perkara anak dan perempuan.

“Misalnya nanti ada tindakan-tindakan asusila, jadi itu tidak bisa dijerat dengan pidana umum, jadi harus dijerat dengan Undang-Undang perlindungan anak,” paparnya.

Editor: dani

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version