Home News Pemerintah Aceh Siapkan Layanan Terpadu Kependudukan di Lokasi Bencana
News

Pemerintah Aceh Siapkan Layanan Terpadu Kependudukan di Lokasi Bencana

Share
Share

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh segera menyiapkan percepatan pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang kini menjadi prioritas nasional.

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, mengatakan langkah tersebut merujuk pada Surat Mendagri Nomor 400.8.1.719761/SJ tertanggal 10 Desember 2025 tentang penyelenggaraan pelayanan administrasi kependudukan dan dokumen lainnya di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Dinas Registrasi Kependudukan Aceh (DRKA) akan menurunkan tim langsung ke kabupaten dan kota terdampak untuk pencetakan serta penyempurnaan data kependudukan masyarakat,” kata Muhammad MTA di Banda Aceh, Senin, (15/12/2025).

Ia menjelaskan, seluruh proses administrasi kependudukan akan dilakukan secara terpadu dan disederhanakan guna memastikan masyarakat korban bencana dapat segera memperoleh kembali dokumen resmi yang hilang atau rusak.

Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh, lanjutnya, tidak hanya menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menyebabkan banyak warga kehilangan dokumen penting seperti KTP, Kartu Keluarga, ijazah, serta surat-surat resmi lainnya.

Untuk itu, tim DRKA akan bekerja sama dengan Dinas Registrasi Kependudukan Kabupaten/Kota. Tim akan turun ke lapangan dengan membawa fasilitas lengkap, termasuk perangkat perekaman dan pencetakan KTP serta KK.

“Kebijakan ini dilakukan secepatnya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pemulihan. Dokumen kependudukan menjadi sangat penting, terutama untuk mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana,” ujarnya.

Pemerintah Aceh juga meminta seluruh dinas terkait di kabupaten dan kota agar proaktif menjalankan arahan Mendagri, serta menjalin komunikasi dengan perangkat gampong atau desa guna memastikan hak-hak administrasi masyarakat terdampak terpenuhi.

Selain itu, koordinasi lintas lembaga terus dilakukan, termasuk dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) terkait dokumen pertanahan, serta institusi pendidikan dan dinas terkait untuk memastikan keberlanjutan dan keabsahan ijazah serta dokumen pendidikan warga terdampak.

“Berbagai langkah strategis dan koordinasi terpadu dalam penanganan pemulihan bencana Aceh terus dilakukan di bawah supervisi Pemerintah Pusat. Penanganan bencana Aceh saat ini menjadi prioritas nasional,” kata Muhammad MTA.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersatu agar Aceh dapat segera bangkit dan pulih pascabencana.

 

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dibangun tahun 2024 dengan nilai anggaran Rp4,6 miliar, gedung MPU Pidie Jaya mangkrak

POPULARITAS.COM – Nyaris dua tahun gedung MPU Pidie Jaya mangkrak. Belum ada...

News

 92 Persen Anggaran Rehab-Rekon Aceh dari Nilai Rp 25,65 Triliun, Dikelola Pemerintah Pusat

BANDA ACEH – Anggaran rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana di Aceh pada...

InternasionalNews

Donald Trump Mendadak Ganti Warna Rambut, Tak Lagi Pirang Menyala

POPULARITAS.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali menjadi sorotan publik,...

News

BMKG Diminta Sederhanakan Bahasa Peringatan Bencana agar Mudah Dipahami Masyarakat

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) diminta menyederhanakan bahasa dalam...

Exit mobile version