Home Internasional Perundingan AS-Iran di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan Setelah 21 Jam
Internasional

Perundingan AS-Iran di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan Setelah 21 Jam

Share
Perundingan AS-Iran di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan Setelah 21 Jam
Personel keamanan Pakistan berjalan melalui Jinnah Convention Centre, di mana media internasional berkumpul untuk meliput pembicaraan antara pejabat Amerika Serikat dan Iran yang berlangsung di Serena Hotel terdekat, di Islamabad, Pakistan, 11 April 2026. /VCG (aljazeera)
Share

POPULARITAS.COM – Perundingan AS-Iran yang digelar di Islamabad, Pakistan, berakhir tanpa kesepakatan pada Minggu (12/4/2026), setelah kedua delegasi menghabiskan 21 jam di meja negosiasi. Meski sejumlah titik temu sempat tercapai, perbedaan pada beberapa isu krusial — termasuk program nuklir Iran — membuat perundingan yang dimulai sejak Sabtu (11/4/2026) itu kandas tanpa hasil konkret.

Iran Akui Ada Kemajuan, tapi Perbedaan Masih Menganga

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengakui bahwa kedua pihak sebenarnya telah berhasil menyamakan pandangan pada sejumlah isu. Namun, ia menegaskan masih ada ganjalan yang belum terselesaikan.

“Iran dan Amerika Serikat telah mencapai pemahaman mengenai sejumlah isu, namun masih ada perbedaan pendapat pada dua hingga tiga hal penting,” ujar Baghaei, sebagaimana dikutip Al-Jazeera.

Baghaei juga menggambarkan suasana perundingan yang diwarnai ketidakpercayaan, menyusul konflik yang terjadi sebelumnya antara kedua negara. Menurutnya, ekspektasi untuk mencapai kesepakatan dalam satu sesi pertemuan memang tidak realistis sejak awal.

“Negosiasi ini berlangsung setelah 40 hari perang yang dipaksakan, dan dilakukan dalam suasana ketidakpercayaan dan kecurigaan. Wajar jika sejak awal kami tidak berharap mencapai kesepakatan hanya dalam satu pertemuan. Tidak ada yang mengharapkan itu. Suksesnya perundingan ini bergantung pada keseriusan dan itikad baik pihak lawan, serta penerimaan terhadap hak dan kepentingan sah Iran,” katanya.

Vance: Iran Tolak Syarat AS, Nuklir Jadi Batu Sandungan Utama

Di sisi lain, Wakil Presiden AS JD Vance memberikan gambaran yang lebih tegas soal kegagalan negosiasi ini. Berbicara dalam konferensi pers di Islamabad sebelum meninggalkan Pakistan, Vance menyebut Iran menolak menerima syarat yang diajukan Washington — dengan isu nuklir sebagai hambatan terbesar.

“Kabar buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan. Dan saya pikir itu adalah kabar buruk bagi Iran, jauh lebih buruk dibandingkan bagi Amerika Serikat. Mereka memilih untuk tidak menerima syarat kami,” ujar Vance.

Ia menegaskan bahwa selama proses negosiasi berlangsung, tim delegasi AS terus berkoordinasi langsung dengan Presiden Donald Trump. Vance juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyerahkan proposal final kepada Iran sebelum perundingan ditutup.

“Faktanya sederhana, kami perlu melihat komitmen tegas bahwa mereka tidak akan berupaya memiliki senjata nuklir, dan tidak akan mencari sarana yang memungkinkan mereka untuk dengan cepat mewujudkan senjata nuklir. Kami meninggalkan tempat ini dengan satu proposal yang sangat sederhana, sebuah metode pemahaman yang merupakan tawaran terakhir dan terbaik kami. Kita lihat apakah Iran akan menerimanya,” kata Vance.

Nasib Perundingan Lanjutan Masih Belum Jelas

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian mengenai jadwal atau rencana perundingan lanjutan antara AS dan Iran. Ketegangan di antara kedua negara dilaporkan masih berlangsung, sehingga prospek negosiasi berikutnya pun masih diselimuti ketidakpastian.

Kegagalan perundingan Islamabad ini menambah panjang daftar kebuntuan diplomatik antara Washington dan Teheran, khususnya dalam isu program nuklir Iran yang selama bertahun-tahun menjadi sumber ketegangan global. (hsn)

sumber: beritasatu.com

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Elon Musk Jadi Triliuner Pertama di Dunia

POPULARITAS.COM – Elon Musk diperkirakan akan menjadi orang pertama dalam sejarah yang...

InternasionalNews

China Teriak, Sebut Dimata-matai Penyu dari Barat

POPULARITAS.COM – Kementerian Keamanan Negara China mengeluarkan peringatan keras terkait adanya badan...

InternasionalNews

Iran Serang 2 Kapal di Selat Hormuz, Penutupan Jalur Pelayaran Mulai Diberlakukan

POPULARITAS.COM – Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengumumkan telah menyerang dua kapal...

Internasional

Benjamin Netanyahu kembali maju Pemilu Israel

POPULARITAS.COM – Pemilu di Israel, digelar pada Oktober 2026. Partai sayap kanan,...

Exit mobile version