Home News Plt Gubernur Paparkan Konsep Bangun Sabang di Forum Indonesia-India
News

Plt Gubernur Paparkan Konsep Bangun Sabang di Forum Indonesia-India

Share
Nova Iriansyah saat memaparkan konsep bangun Sabang di Forum Indonesia - India. (IST)
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, memaparkan konsep dan strategi pembangunan Sabang, dalam forum infrastruktur India dan Indonesia ke-2, yang berlangsung di Jakarta, Selasa 19 Maret 2019.

Dihadapan Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan, Wakil Menteri India, Gitesh Sarma, dan Dubes India, Pradeep Kumar Rawat, serta para pengusaha dari kedua negara, Plt Gubernur Aceh menawarkan sejumlah potensi bisnis dan kerjasama yang dapat dilakukan, terutama di kawasan Sabang.

Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah didampingi Menko Maritim, Luhut Binsar Panjaitan, Wakil Dubes India, dan para pengusaha dari kedua negara. (IST)

Dalam kesempatan tersebu, Nova juga menjelaskan tentang sejumlah potensi investasi yang dapat dilaksanakan di Sabang, terutama sektor pariwisata, pelabuhan udara international, industri dan sektor perikanan.

Geografis Sabang yang sangat strategis dengan India, Thailand dan Malaysia, kata Nova, tentu merupakan hal yang sangat menunjang bagi kerjasama yang erat antar kedua negara. (adv)

Share
Tulisan Terkait
InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

Exit mobile version