Home Headline Polisi Patroli di Perairan Aceh Timur Pantau Kedatangan TKI
HeadlineNews

Polisi Patroli di Perairan Aceh Timur Pantau Kedatangan TKI

Share
Polisi Patroli di Perairan Aceh Timur Pantau Kedatangan TKI
Personel Satuan Polisi Perairan Polres Aceh Timur memeriksa kapal nelayan sebagai upaya mencegah masuknya TKI secara ilegal dari luar negeri di Perairan Aceh Timur, Rabu (6/5/2020). Antara Aceh/HO
Share

ACEH TIMUR (popularitas.com) – Satuan Polisi Perairan Kepolisian Resor (Polres) Aceh Timur memantau kedatangan tenaga kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri dengan menggelar patroli di sepanjang perairan kabupaten tersebut.

Kapolres Aceh Timur AKBP Widiantoro melalui Kepala Satuan Polisi Perairan AKP Pidinal Limbong di Idi, Aceh Timur mengatakan pemantauan untuk memastikan tidak ada TKI dari luar negeri masuk ke wilayah Aceh tanpa melalui protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

“Pemantauan dilakukan dengan patroli laut menggunakan satu unit kapal C3. Patroli ini melanjutkan patroli Ditpolairud Polda Aceh beberapa waktu lalu yang mengawasi perairan Aceh, baik dari laut maupun udara,” kata Pidinal, Kamis (7/5/2020) dilansir Antara.

Dari pemantauan yang dilakukan Satuan Polisi Perairan Polres Aceh Timur, tidak ditemukan TKI dari luar negeri masuk perairan Aceh. Apabila nanti ada TKI masuk melalui perairan Aceh Timur, mereka wajib mengikuti protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

“Protokol kesehatan yang harus diikuti yakni pengecekan suhu tubuh serta karantina mandiri minimal selama 14 hari. Ini harus dilakukan untuk mencegah penyebaran COVID-19 di wilayah Aceh Timur,” kata Pidinal.

Selain patroli, personel Satuan Polisi Perairan Polres Aceh Timur juga menyosialisasikan pencegahan COVID-19 dengan menjaga jarak dan penggunaan masker kepada nelayan.

Personel juga membagikan masker kepada nelayan guna melindungi mereka dari penularan virus corona atau COVID-19.

“Kami terus mengingatkan nelayan di Aceh Timur untuk membiasakan pola hidup sehat termasuk sering mencuci tangan menggunakan sabun guna memutus mata rantai COVID-19,” kata Pidinal Limbong.[acl]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HukumNews

2 Anggota Bais TNI Lolos dari Pemecatan Kasus Air Keras Kontras

POPULARITAS.COM – Dua anggota Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI yang menjadi terdakwa...

News

Kemenag Salurkan Rp11,628 Miliar untuk Pemulihan 306 Masjid dan Musala Terdampak Bencana di Aceh

POPULARITAS.COM – Kementerian Agama menyalurkan bantuan tahap II sebesar Rp11,628 miliar untuk...

News

Aktifitas Gunung Sinabung Meningkat, Warga di Sejumlah Desa Diarahkan ke Zona Aman

POPULARITAS.COM – Aktifitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengalami...

EdukasiNews

Arab Saudi Siapkan 1.000 Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia 2026-2027

POPULARITAS.COM – Pemerintah Arab Saudi menyiapkan 1.000 kuota beasiswa bagi mahasiswa Indonesia...

Exit mobile version