Home News Politisi Nasdem Minta Forkopimda Fasilitasi Komunikasi DPRA dan Plt Gubernur Aceh
NewsPolitik

Politisi Nasdem Minta Forkopimda Fasilitasi Komunikasi DPRA dan Plt Gubernur Aceh

Share
Kemendagri Menemukan Banyak Program dalam APBA Tak Sesuai RKPA
Rapat Paripurna Hak Interpelasi DPR Aceh Diskor Hingga Selasa.
Share

POPULARITAS.COM – Politisi Nasdem, Indrani mendorong agar Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memfasilitasi komunikasi antara Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dengan Plt Gubernur Aceh, agar konflik tidak terus berlanjut.

“Saya mendorong agar Forkopimda aktif memfasilitasi komunikasi antara DPRA dan Plt Gubernur Aceh agar konflik di antara keduanya segera selesai,” sebut Indriani Sabtu (3/10/2020) dalam keterangan tertulisnya.

Seperti diketahui, konflik DPRA dan Plt. Gubernur Aceh berujung pada interpelasi yang kemudian jawaban Plt Gubernur Aceh ditolak seluruhnya oleh DPRA pada Selasa, 6 Oktober lalu. Hal tersebut membuat konflik akan terus bergulir dengan digunakannya hak konstitusi lanjutan yaitu hak angket dan atau hak menyatakan pendapat.

“Mari kita bersama mendorong agar konflik ini segera selesai. Tentunya harus melalui komunikasi yang intensif antara DPRA dan Plt Gubernur Aceh. Hal tersebut dapat terjadi dengan dorongan dari anggota Forkopimda yang lain yaitu Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh, Panglima Kodam Iskandar Muda dan Kapolda Aceh,” tambahnya.

Katanya, dengan terbangunnya komunikasi intensif yang di fasilitasi oleh Forkopimda diharapkan konflik akan segera berakhir. Sehingga agenda pemerintah Aceh dapat berjalan dan berkonsentrasi pada hal yang lebih prioritas, salah satunya penanganan Covid-19.

“Banyak agenda prioritas yang mesti menjadi perhatian semua pihak, salah satunya pandemi Covid-19. Penanganannya mesti melalui kerja keras dan kekompakan Forkopimda. Dan jika konflik ini terus menjadi tontonan masyarakat, maka kita yakini banyak agenda yang seharusnya dapat dilakukan akan tertinggal,” sambung Indri.

Menurutnya, memerlukan agenda dan langkah bersama yang sinergis agar penangan Covid-19 di Aceh dapat tertangani secara maksimal dan angka penyebaran serta korban dari virus corona segera menurun.

Selain itu banyak agenda pembangunan yang mesti dikawal bersama, termasuk salah satunya soal serapan anggaran 2020 serta agenda pembangunan tahun 2021.

“Sumbatan komunikasi antara DPRA dan Plt Gubernur Aceh sebenarnya merupakan dinamika dalam perpolitikan. Namun ketika sumbatan tersebut menjadi persoalan yang terus bergulir sehingga berdampak pada agenda pembangunan dan merugikan masyarakat yang lebih luas, maka baiknya konflik tersebut mesti segera diakhiri,” harapnya.

Indriani menyebutkan, dengan adanya komunikasi yang intensif antara DPRA dan Plt Gubernur Aceh dan dikawal oleh forkopimda yang lain. Maka besar harapan agenda pemerintah kedepan dapat lebih berkonsentrasi kepada persoalan yang sedang di hadapi rakyat Aceh.

“Semoga konflik DPRA dan Plt Gubernur Aceh dapat segera berakhir,” tutup Indri.[ril]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dinas PUPR Pidie belum serahkan dokumen proyek paska bencana Rp10 miliar untuk di lelang

POPULARITAS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, hingga akan...

EdukasiNews

Terima Audiensi LLDIKTI, Wagub Fadhlullah Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi dengan PTS

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan kunci kemajuan...

News

Pascamutasi, Dinas “Basah” di Pidie Masih Lowong Pimpinan

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak 45  pejabat tingkat eselon II,...

News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

Exit mobile version