Home News PPTK Dinas Pengairan Aceh ragu proyek rehab jaringan irigasi Meuredu rampung
News

PPTK Dinas Pengairan Aceh ragu proyek rehab jaringan irigasi Meuredu rampung

Share
PPTK Dinas Pengairan Aceh ragu proyek rehab jaringan irigasi Meuredu rampung
Tangkapan layar proyek pekerjaan rehabilitasi jaringan daerah irigasi Meureudu Kabupaten Pidie Jaya, yang dimenangkan oleh CV Sahara Agung.
Share

POPULARITAS.COM – Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi Meuredu, Dinas Pengairan Aceh, Akmal, meragukan jika pekerjaan yang tendernya dimenangkan oleh CV Sahara Agung dapat dikerjakan tepat waktu.

Dikatakannya, mengingat waktu yang tersisa jumlah hari kalender anggaran 2021, dirinya sedikit pesimis proyek tersebut dapat tuntas dalam kurun waktu 50 hari. “Saya kurang begitu optimis,” katanya.

Namun pun begitu, jelas Akmal, CV Sahara Agung selaku pemenang tender memberikan kepastian bahwa pihak mereka dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut dengan sisa waktu yang ada. “Rekanannya yakin bisa kerja, walau dengan sisa waktu yang ada,” ujarnya.

Proyek Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI Meureudu di Kabupaten Pidie Jaya, di menangkan oleh CV Sahara Agung, dengan nilai penawaran Rp3,491 miliar dari harga HPS 4,89 miliar. Pekerjaan yang dananya bersumber dari APBA 2021 itu, baru dimulai pekerjannya fisiknya oleh rekanan itu pada 12 November 2021.

Dijelaskan Akmal, keterlambatan tender proyek itu, tidak serta merta kesalahan teknis dari Dinas Pengairan Aceh, sebab lanjutnya lagi, pihaknya telah memasukkan dokumen tender ke Biro Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ) Setda Aceh sejak Februari 2021.

Nah, kita tidak tau kemudian, dalam prosesnya, pihak nit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Provinsi Aceh, proses tendernya baru rampung sekira September 2021.

“Kendalanya di ULP kemarin, kita (Dinas Pengairan Aceh, dari bulan 2 sudah memasukkan berkas (dokumen tender), cuma ULP belum keluarkan sampai kemarin bulan apa baru dikeluarkan,” kata PPTK Akmal kepada popularitas.com, Senin (15/11/2021).

Akmal sendiri tidak mengetahui persis terkait dengan proses tender secara teknis, namun begitu Ia mengakui mendapatkan informasi perihal kegiatan lelangnya beberapa kali dilakukan perubahan jadwal. “Iya, yang kami dapatkan informasi terdapat beberapa kali perubahan,” terangnya demikian

 

Editor : Hendro Saky

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

Exit mobile version