POPULARITAS.COM – Seekor sapi jumbo bernama “Black Panther” asal Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), resmi dipilih Presiden Prabowo Subianto sebagai hewan kurban untuk perayaan Iduladha 1447 Hijriah.
Sapi jenis Angus Cross Simental itu memiliki bobot fantastis mencapai 1,1 ton. Presiden membeli sapi tersebut dengan harga Rp 142 juta untuk disalurkan sebagai bantuan kemasyarakatan Presiden Republik Indonesia di Pulau Sumbawa, NTB.
Sapi milik peternak Ahmad Dimiati dari Kelurahan Sasake, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah itu mencuri perhatian karena posturnya yang besar dan warna hitam legam di seluruh tubuhnya. Nama “Black Panther” pun diberikan karena dianggap menggambarkan karakter sapi yang kuat dan tangguh.
“Nama sapinya kita kasih ‘Black Panther’ karena warnanya hitam dan tangguh,” ujar Ahmad Dimiati, Selasa (19/5/2026).
Ahmad mengaku tidak menyangka ternaknya terpilih menjadi hewan kurban Presiden. Ia mengatakan “Black Panther” telah dipelihara secara intensif selama lebih dari satu setengah tahun dengan pola perawatan ketat.
Menurut dia, keseimbangan nutrisi menjadi fokus utama dalam pemeliharaan sapi tersebut. Pakan yang diberikan terdiri dari campuran protein, karbohidrat, dan nutrisi penunjang lain agar pertumbuhan bobot sapi berlangsung maksimal.
“Kita manajemen perawatannya cukup ketat. Keseimbangan antara protein, karbohidrat, dan kandungan lain dalam pakan benar-benar diperhatikan,” katanya.
Selain pola makan, pemeriksaan kesehatan juga dilakukan secara rutin setiap tiga bulan sekali untuk memastikan kondisi ternak tetap prima.
Sebelum ditetapkan sebagai hewan kurban presiden, “Black Panther” terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Lombok Tengah. Pemeriksaan meliputi kondisi fisik, kesehatan, hingga kelayakan konsumsi hewan.
Petugas Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Tengah, Idham Khalid, mengatakan sapi milik Ahmad Dimiati menjadi salah satu dari tiga sapi asal Lombok Tengah yang lolos seleksi bantuan presiden untuk Idul Adha tahun ini.
“Alhamdulillah ada tiga peternak dari Lombok Tengah yang lolos untuk bantuan Presiden,” ujar Idham.
Ia menjelaskan, satu ekor sapi akan dikirim ke Pulau Sumbawa, sedangkan dua sapi lainnya disalurkan untuk wilayah Lombok Tengah dan Lombok Barat.
Keberhasilan “Black Panther” terpilih sebagai sapi kurban presiden menjadi kebanggaan tersendiri bagi peternak lokal NTB. Capaian tersebut dinilai menunjukkan kualitas peternakan rakyat di Lombok mampu memenuhi standar nasional di tengah tingginya kebutuhan hewan kurban.
Ukuran tubuh “Black Panther” yang jauh lebih besar dibanding sapi pada umumnya juga membuat warga penasaran. Banyak masyarakat datang langsung ke kandang untuk melihat sapi jumbo tersebut dari dekat.
Rencananya, “Black Panther” akan diberangkatkan ke Pulau Sumbawa dalam waktu dekat untuk dipotong pada hari raya Iduladha 1447 Hijriah.

Leave a comment