Home News Praktisi: Kip Aceh Tak Punya Wewenang Tunda Pilkada
News

Praktisi: Kip Aceh Tak Punya Wewenang Tunda Pilkada

Share
Ilustrasi Pilkada. (Foto: Antara)
Share

POPULARITAS.COM – KIP Aceh telah mengumumkan bahwa tahapan Pilkada Aceh 2022 yang direncanakan akan di mulai pada awal April mendatang ditunda. Salah satu factor penundaan itu, ialah karena tidak tersediannya anggaran.

Penundaan itu mendapat kritikan dari praktisi hukum, Imran Mahfudi. Ia menilai berdasarkan ketentuan pasal 104 Qanun 12 tahun 2016, KIP Aceh tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan penundaan Pilkada.

Kata dia KIP Aceh hanya berwenang untuk mengusulkan kepada Gubernur melalui Pimpinan DPRA dan selanjutnya Gubernur mengajukan permohonan kepada Presiden dengan tembusan Menteri Dalam Negeri, kewenangan untuk menunda  seluruh tahapan Pilkada ada pada Presiden, dan setelah ada keputusan presiden untuk menunda seluruh tahapan pilkada baru KIP Aceh menindaklanjuti dengan Keputusan KIP Aceh.

“Jadi terkait penundaan, KIP Aceh hanya punya kewenangan mengusulkan bukan memutuskan meskipun setelah ada putusan Presiden yang menindaklanjuti penundaan Pilkada tersebut adalah KIP Aceh,” kata Imran dalam keterangannya, Minggu (11/4/2021).

Menurutnya, tindakan KIP Aceh yang langsung menetapkan penundaan Pilkada sebelum ada keputusan presiden adalah tindakan yang melampaui kewenangannya, dan bertentangan dengan Qanun Pilkada.

Disamping soal kewenangan, lanjut dia dalam keputusan KIP Aceh tentang penundaan pilkada, juga tidak menjelaskan apa yang menjadi alasan ditundanya Pilkada secara detail, kelaziman subuah keputusan, pada bagian konsideran menimbang selalu menguraikan alasan-alasan hukum kenapa sebuah Keputusan harus ditetapkan.

“Jadi apa yang disampaikan oleh KIP Aceh bahwa pilkada ditunda karena ketiadaan anggaran menjadi tidak jelas, karena tidak muncul hal tersebut dalam dokumen resmi yang dikeluarkan oleh KIP, baik dalam keputusan maupun surat KIP Aceh yang dikirimkan ke DPRA,” sebutnya.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyambut baik pelaksanaan misi...

InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

News

Satgas PRR Aceh Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana di Berbagai Sektor Strategis

POPULARITAS.COM –  Pemerintah menegaskan akan terus mengoptimalkan upaya percepatan pemulihan Aceh pascabencana...

News

3 Hal yang Disampaikan Sekjen PBB Saat Bertemu Prabowo

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)...

Exit mobile version