Home Headline Proyek rehab Krueng Meureudu di Pidie Jaya dikerjakan Kementrian PU senilai Rp717 miliar
Headline

Proyek rehab Krueng Meureudu di Pidie Jaya dikerjakan Kementrian PU senilai Rp717 miliar

Share
Kondisi Krueng Meureudu saat penangaan darurat pasca bencana di wilayah Gampong Dayah Usen, Kecamatan Meurah Dua. foto direkam pada 2 Januari 2026. FOTO : Popularitas.com/Nurzahri
Share

POPULARITAS.COM – Krueng Meureudu salah satu daerah aliran sungai (DAS) di Pidie Jaya, yang tergerus pascabencana hidrometeorologi 2025 silam. Pemerintah gerak cepat untuk membenahi kali tersebut. Tak tanggung-tanggung, dana senilai Rp717,5 miliar digelontorkan untuk penanganannya.

Besarana dana yang digelontor tersebut, tercatat dalam sistem rencana umum pengadaan (SIRUP) di APBN 2026 yang dikelola Kementrian PU. 

Terdapat 12 item pekerjaan dari total anggaran tersebut. Seperti, supervisi, perencanaan, hingga pekerjaan fisik untuk rehabilitasi DAS Krueng Meureudu tersebut.

Dari jumlah tersebut anggaran terbesar dialokasi untuk penanganan sungai Krueng Meureuudu, fisik, perencanaan maupun supervisi yang nilainya capai Rp 692.268.949.000.

Seperti halnya proyek pembangunan pengendalian banjir sungai Krueng Meureudu dan Pengendalian Banjir Sungai dan Muara Krueng Ulim Pidie Jaya ditetapkan sebagai paket 1 mendapat post anggaran terbesar yang nilainya Rp 308.046.710.000 dengan metode pemilihan penyedia melalui mekanisme tender.

Kemudian, tender proyek pembangunan pengendalian banjir sungai Krueng Meureudu dan pengendalian banjir Sungai Krueng Ulim di Pidie Jaya paket 2 dengan pagu Rp 250.712.900.000 .

Selanjutnya penanganan Muara Sungai Krueng Beurancan Meureudu senilai Rp 50 miliar. Dan Penanganan Muara Sungai Krueng Meureudu Pidie Jaya Rp 50 miliar. Dua pekerjaan tersebut penyedianya dipilih melalui e-Purchasing.

Seterusnya pembangunan pengendali banjir dan perkuatan tebing sungai Krueng Meureudu Kabupaten Pidie Jaya; 0.60 KM; 15 Hektar; F; K; SYC senilai Rp 26.800.000.000 dikerjakan melalui e-purchasing.

Untuk kegiatan supervisi maupun perencanaan semuanya dilaksanakan melalui mekanisme Penunjukan Langsung (PL). Seperti halnya Supervis proyek penanganan Muara Sungai Krueng Meureudu dan proyek Krueng Beuracan di Kab. Pidie Jaya dengan pagu Rp 5 miliar.

Kemudian proyek Supervisi pembangunan pengendali banjir dan perkuatan tebing sungai Krueng Meureudu Kabupaten Pidie Jaya; 1 Dokumen; 1 Dokumen; NF; K; SYC senilai Rp.600.000.000 juga melalui PL.

Terdapat juga kegiatan Supervisi pembangunan pengendali banjir dan perkuatan tebing sungai Krueng Meureudu Kabupaten Pidie Jaya; 1 Dokumen; 1 Dokumen; NF; K; SYC dengan pagu Rp1.200.000.000.

Tangkapan layar anggaran rehabilitasi Krueng Meureudu di SIRUP Kementrian PU. FOTO : popularitas.com

Selain itu Kemen PU juga mengalokasikan anggaran perencanaan rehan perkantoran Pemerintah Pidie Jaya dengan pagu Rp 2,2 miliar. Dan penyusunan dokumen perencanaan SPAM pasca pencana Pidie Jaya dan Bireuen Rp 2,5 miliar.

Serta anggaran penyusunan DED Rehabilitasi dan rekontruksi jalan VII Aceh Rp 7.515.279.000 dan anggaran penanganan longsoran Pidie Jaya/Pidie Meureudu senilai Rp 12.970.575.000.

Sementara itu, Kepala Bappeda Pidie Jaya, sekaligus merangkap Kepala Bidang dan dan evakuasi Satgas bencana  Hidrometeorologi setempat, Yandi saat dikonfirmasi popularitas.com menyebutkan, jika anggaran penanganan rehab rekon setempat bersumber APBN maka dikelola langsung oleh Kementerian.

Kata Yandi, bahkan saat ini Pemerintah Pidie Jaya, masih menunggu data dan informasi dari Provinsi Aceh terkait besaran anggaran yang sudah dialokasikan Pemerintah Pusat untuk penangan rehab rekon bencana Pidie Jaya tersebut.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (BPBD) Pidie Jaya, Okta Handipa menyebutkan, hasil koordinasi dengan BWS terdapat dua pekerjaan penangan sungai yang akan dikerjakan dalam waktu dekat oleh Kementerian PU melalui BWS.

“Hasil koordinasi, penanganan dua sungai itu anggarannya sampai ratusan miliar,” kata Okta.

Jelas Okta, pihak BWS rutin melakukan koordinasi dengan Pemerintah Pidie Jaya terkait rencana penanganan sungai yang rusak akibat bencana Hidrometeorologi setempat.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EdukasiHeadline

Daftar SD di Pidie yang keluarkan siswa baru akibat benturan aturan kementrian

POPULARITAS.COM – Ternyata, tidak hanya SDN 1 Lampoh Saka, yang terpaksa keluarkan...

Headline

Sekda Aceh M Nasir diberhentikan jabatannya

POPULARITAS.COM – M Nasir, diberhentikan jabatannya oleh sebagai Sekda Aceh, oleh Presiden...

HeadlineKriminalitas

Grebek pabrik uang palsu, Polda Metro Jaya sita Rp36 miliar

POPULARITAS.COM – Pabrik uang palsu digrebek personel Polri dari Polda Metro Jaya....

HeadlineTeknologi

Denza N8, mobil listrik produksi BYD kini bisa tempuh jarak 1.003 kilometer

POPULARITAS.COM – BYD, hadirkan Denza N8, mobil listrik jenis SUV kelas premium...

Exit mobile version