POPULARITAS.COM – Ramzi Adriman, satu dari empat dosen muda, yang resmi dilantik Mirza Tabrani jadi Wakil Rektor USK Banda Aceh. Alumni Teknik Elektro Fakultas Teknik USK Banda Aceh itu, dikukuhkan, Rabu 13 Mei 2026 lewat acara resmi di salah satu gedung di kampus berjuluk Jantong Hatee Rakyat Aceh tersebut.
Setamat dari SMA Modal Bangsa, Ramzi memutuskan mengikuti UMPTN dan berakhir dengan ia diterima sebagai mahasiswa di Teknik Elektro USK Banda Aceh.
Saat jadi mahasiswa, Ramzi sudah dikenal kritis oleh rekan-rekannya. Sejumlah jabatan lembaga kampus pernah ia emban, salah satunya, sebagai Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FT Unsyiah.
Di kalangan dosen di Fakultas Teknik USK Banda Aceh, Ramzi dikenal sebagai pribadi yang supel. Saat menempuh bangku kuliah, ia juga aktif sebagai kader HMI. Karirnya sebagai dosen menanjak usai pulang menempuh pendidikan master dan doktornya di Asia University, di Taiwan.
Empat tahun terakhir, Ramzi dipercaya sebagai Wakil Dekan II di FT USK Banda Aceh. Pria kelahiran 1979 itu, menjalankan amanah jabatan tersebut dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab.

Saat pemilihan Rektor USK Banda Aceh, Ramzi ikut berkompetisi. Tapi, keinginannya untuk memimpin USK, berakhir dibabak awal. Dia hanya mendapatkan satu suara.
Namun, usai Mirza Tabrani terpilih sebagai Rektor USK Banda Aceh, Guru Besar Fakultas Ekonomi USK itu, mempercayakan jabatan salah satu wakil rektor untuk Ramzi Adriman.
Kepada popularitas.com, Ramzi menuturkan kisah uniknya menjadi dosen. Ia mengungkapkan bahwa, sejak awal gen politisi mewarisi keluarganya. Karna itu, dirinya berkehendak dan bercinta-cita jadi anggota legislatif. Sempat mendaftarkan diri jadi caleg dan bergabung dengan salah satu partai politik, niat tersebut ia urungkan karna nasihat ibunya.
“Ibu ingin saya jadi dosen. Saat itu, ayah hanya diam dan berkata, kali ini dengarkan ibumu,” kata Ramzi mengungkap perjalanan hidupnya.
Berbekal doa dan harapan ibu dan ayahnya, Ramzi kemudian mengikuti tes dosen. “Alhamdulillah, lulus pula, mungkin itu karna doa-doa mamak saya,” ujarnya kemudian.
Bagi Ramzi, dipercaya sebagai Wakil Rektor oleh Prof Mirza Tabrani merupakan amanah yang harus ia jalankan dengan sebaik mungkin. Sebab, kepercayaan adalah tanggungjawab dan hal tersebut mesti dilakukan dengan penuh integritas.
Apalagi, sambungnya kemudian, dia melihat visi Rektor USK Mirza Tabrani, selaras dengan keinginannya menjadikan kampus tersebut sebagai institusi pendidikan terbaik di Aceh dan selalu menjadi lokomoti perubahan paradigma.
“Pak Mirza ini punya visi yang keren. Jadi, saya ingin menjadi bagian perubahan bersama beliau,” tukasnya kemudian.
Kini, Ramzi telah resmi menyandang jabatan Wakil Rektor USK Banda Aceh. Tugasnya, membantu Prof Mirza Tabrani dalam hal perencanaan, kemitraan dan bisnis.
Sebagai kampus yang sudah berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH), maka pekerjaan Ramzi akan lebih menitikberatkan tugas-tugas membantu Rektor USK Banda Aceh, untuk mengembangkan sektor bisnis dan pendapatan bagi kampus tersebut. “Tapi, saya hanya menjalankan visi dan misi Rektor, karna itu tugas saya,” tandasnya.
Leave a comment