Home News Ratusan Napi di Lapas Idi Segera Divaksin
News

Ratusan Napi di Lapas Idi Segera Divaksin

Share
Share

POPULARITAS.COM – Ratusan Narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Idi, Kabupaten Aceh Timur segera divaksin.

Kepala Lapas kelas IIB Idi Eka Priyatna di mengatakan, lapas yang dipimpinnya dihuni 401 narapidana.

“Sebelum divaksin, kami menyosialisasikan dan memberi penyuluhan agar narapidana lebih mendalami dan memahami pentingnya vaksinasi COVID-19,” kata Eka Priyatna seperti dilansir laman Antara, Jumat (19/3/2021).

Eka Priyatna mengatakan dalam sosialisasi dan penyuluhan vaksinasi vaksi COVID-18, Lapas Kelas IIB Idi menggandeng Dinas Kesehatan Aceh Timur.

“Dalam penyuluhan tersebut, petugas dari Dinas Kesehatan menyampaikan tujuan vaksinasi untuk warga binaan, sehingga nantinya diharapkan dapat membentuk imunitas tubuh yang dapat menangkal virus,” kata Eka.

Eka Priyatna juga mengatakan, pihaknya sama sekali tidak meragukan kehalalan vaksin, karena telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Muda-mudahan seluruh warga binaan di lapas ini nantinya dapat menjalani vaksin dengan baik dan lancar,” kata Eka Priyatna.

Share

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Sosok Perempuan Indonesia Dibalik Panggung Megah Penutupan Piala Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Momen penutupan (closing ceremony) Piala Dunia 2026 di New York-New Jersey, Senin...

HukumNews

KPK Bakal Buka Penyidikan Baru Kembangkan Penerimaan Amplop Menhut Raja Juli

POPULARITAS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang mengembangkan penyidikan terkait dugaan...

NewsTeknologi

Prabowo Targetkan Indonesia Punya Pemerintahan Digital Kelas Dunia

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia memiliki pemerintahan digital kelas dunia...

News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

Exit mobile version