Home News Remaja Asal Lembah Sabil Aceh Barat Daya hilang di Sungai Manggeng
News

Remaja Asal Lembah Sabil Aceh Barat Daya hilang di Sungai Manggeng

Share
Remaja Asal Lembah Sabil Aceh Barat Daya hilang di Sungai Manggeng
Warga sedang mencari remaja terseret arus di kawasan intek bendungan Sungai Manggeng, Abdya, Sabtu (2/4/2026) sore. HO | Popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Reza (12), remaja yang diketahui berasal dari Gampong Suka Damai, Kecamatan Lembah Sabil, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), hilang terseret arus di Sungai Manggeng. Peristiwa naas itu terjadi, Sabtu 2 Mei 2026.

Berdasarkan kronologis yang dihimpun popularitas.com, sebelum peristiwa itu terjadi, korban bersama rekan-rekannya mandi-mandi di kawasan Intake Bendungan, Sungai Manggeng.

Namun, derasnya arus dan debit air yang meningkat diduga membuat korban terseret hingga menghilang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kondisi sungai saat itu cukup berbahaya akibat arus yang kuat usai hujan mengguyur kawasan tersebut.

Sementara itu, Camat Manggeng, Ridhawiyardi saat dikonfirmasi, membenarkan adanya laporan seorang remaja yang diduga terseret arus di kawasan Sungai Manggeng.

Menurutnya, informasi tersebut pertama kali diterima dari warga setempat. Setelah mendapatkan laporan itu, pihak kecamatan bersama unsur terkait langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pencarian korban.

“Begitu mendapat laporan, kami langsung berkoordinasi dengan BPBD, aparat keamanan, dan masyarakat untuk melakukan pencarian korban,” ujar Ridhawiyardi, Minggu (3/5/2206) di Blangpidie

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Abdya, TNI, Polri, dan warga setempat kini terus melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai. 

Penyisiran dilakukan dari lokasi awal korban diduga hanyut hingga ke beberapa titik di bagian hilir sungai.

Meski demikian, proses pencarian terkendala kondisi arus sungai yang deras dan cuaca yang berubah-ubah.

Pihak kecamatan turut mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih waspada dan mengawasi anak-anak saat bermain atau mandi di kawasan sungai dan bendungan.

“Kami berharap korban segera ditemukan. Masyarakat juga diminta tidak terlalu dekat ke bibir sungai, agar tidak membahayakan diri sendiri dan tidak mengganggu proses pencarian,” tambahnya.

Hingga kini, upaya pencarian terhadap korban masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama masyarakat sekitar.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....

News

Gerindra Pidie Jaya : Pergantian pimpinan BGN perkuat program MBG

POPULARITAS.COM – Politikus partai Gerindra di Pidie Jaya, Fakhrurrazi mendukung penuh kebijakan...

InternasionalNews

Krisis Demografi Makin Nyata, Jepang Kehilangan 3 Juta Penduduk dalam 5 Tahun

POPULARITAS.COM – Jepang tengah menghadapi krisis demografi yang kian mengkhawatirkan. Dalam lima...

Exit mobile version