Home News Resolusi Majelis Umum PBB desak Rusia tarik pasukan dari Ukraina tanpa syarat
News

Resolusi Majelis Umum PBB desak Rusia tarik pasukan dari Ukraina tanpa syarat

Share
Resolusi Majelis Umum PBB desak Rusia tarik pasukan dari Ukraina tanpa syarat
Menteri Luar Negeri Spanyol Jose Manuel Albares Bueno berbicara dalam pertemuan tingkat tinggi Majelis Umum PBB untuk menandai satu tahun sejak Rusia menginvasi Ukraina, dan untuk mempertimbangkan pengadopsian resolusi tentang Ukraina, di markas besar PBB di New York City, New York , AS, (22/2/2023) waktu setempat. ANTARA/REUTERS/Eduardo Munoz/aa. (REUTERS/EDUARDO MUNOZ)
Share

POPULARITAS.COM – Sidang Majelis Umum PBB lakukan pemungutan suara, Kamis (23/2/2023). Hasilnya, dari 193 anggota lembaga perdamaian dunia itu, 141 negara menyetujui desakan agar Rusia tarik pasukannya dari Ukraina tanpa syarat.

Resolusi yang disahkan oleh Majelis Umum PBB itu, bertepatan dengan jelang sehari, atau persis setahun invasi Rusia ke Ukraina.

Sementara itu, 7 negara menentang, dan 32 lainnya memilih abstain. Dokumen resolusi setebal tiga halaman itu menuntut Rusia “segera, sepenuhnya, dan tanpa syarat” menarik pasukannya dari Ukraina dan menyesalkan tingginya jumlah korban sipil, termasuk wanita dan anak-anak, sejak dimulainya invasi Rusia pada 24 Februari 2022.

Resolusi PBB itu menyerukan “perdamaian yang adil, berkelanjutan, dan abadi” di Ukraina dan menuntut agar mereka yang telah melakukan kejahatan perang dalam konflik dimintai pertanggungjawaban.

Resolusi itu juga “menyerukan penghentian segera serangan terhadap infrastruktur kritis Ukraina dan semua serangan yang disengaja terhadap objek sipil, termasuk tempat tinggal, sekolah, dan rumah sakit.”

Negara-negara anggota PBB “menegaskan kembali dukungan tegas mereka (untuk) integritas dan kedaulatan teritorial Ukraina,” kata Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba kepada wartawan setelah pemungutan suara di Majelis Umum PBB.

Kuleba mengatakan pemungutan suara itu adalah bukti bahwa “bukan hanya Barat yang mendukung Ukraina, dan dukungannya jauh lebih luas.”

Belarus, Eritrea, Mali, Nikaragua, Korea Utara, Rusia, dan Suriah menentang resolusi tersebut, sementara China dan India abstain.

Pada Rabu (22/2), Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia menyebut resolusi itu bersifat “anti-Rusia dan pada dasarnya agresif.”

Pada Oktober tahun lalu, 143 anggota PBB memberikan suara mendukung Ukraina di Majelis Umum serta mengadopsi resolusi yang mengecam deklarasi pencaplokan empat wilayah Ukraina oleh Rusia.

Tidak seperti yang disahkan oleh Dewan Keamanan PBB, resolusi Majelis Umum tidak mengikat secara hukum.

Mewakili Jepang, Menteri Luar Negeri Yoshimasa Hayashi dalam sesi pada Kamis itu mengatakan bahwa Rusia harus menarik diri dari Ukraina dan jika agresi Moskow di negara tetangganya ditoleransi, hal itu akan menjadi “preseden yang buruk” bagi seluruh dunia.

Pada sesi tersebut, Belarus yang merupakan sekutu Rusia memperkenalkan amandemen yang meminta negara-negara untuk menghentikan ekspor senjata ke Ukraina dan menghapus teks yang menyerukan Rusia untuk menarik pasukannya.

Amandemen tersebut, yang juga termasuk seruan untuk dimulainya negosiasi perdamaian, dikalahkan dengan perbedaan jumlah suara yang besar.

Berbicara di depan Majelis Umum PBB, Wakil Kepala Misi China untuk PBB Dai Bing menyerukan gencatan senjata dan diakhirinya aliran bantuan militer ke Ukraina.

Editor    : Hendro Saky

Sumber : Kyodo-OANA/ANTARA

Share
Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...

Exit mobile version