Home Headline Satgas Sebut Keributan Saat Penyekatan di Lhokseumawe Hal yang Biasa
HeadlineNews

Satgas Sebut Keributan Saat Penyekatan di Lhokseumawe Hal yang Biasa

Share
Keributan saat penyekatan di Lhokseumawe. (ist)
Share

POPULARITAS.COM – Keributan yang terjadi saat penyekatan wilayah selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Lhokseumawe dinilai suatu hal yang biasa, apalagi tidak semua masyarakat menerima peraturan tersebut.

Hal itu dikatakan oleh Jubir Satgas Covid-19 Kota Lhokseumawe, Marzuki. Menurutnya setiap kebijakan yang diambil pemerintah, tidak semuanya masyarakat bisa menerimanya.

“Ini (keributan saat penyekatan) sudah biasa,” kata Marzuki kepada Popularitas.com, Selasa (31/8/2021).

Meski di pos penyekatan sempat ricuh dengan warga, petugas tetap terus melakukan pembatasan kegiatan masyarakat, hal itu dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Lhokseumawe.

“Karena selama ini jumlah kasus covid 19 di Lhokseumawe terus meningkat dan jumlah warga meninggal dunia akibat covid juga bertambah,” sebutnya.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe AKBP Eko Hartanto, saat ditanyai enggan berkomentar banyak terkait kerusuhan yang terjadi di pos penyekatan kemarin sore.

“Kita lidik informasi dulu, giat terus berlangsung,” pungkas AKBP Eko Hartanto.

Editor: dani

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Harus Gaul dengan Semua Negara

POPULARITAS.COM – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menegaskan bahwa Indonesia harus terus...

KriminalitasNews

Terduga Pelaku Pencurian Beserta Barang Bukti di Abdya Dicokok Polisi

POPULARITAS.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya...

News

Pemkab Pidie Jaya Cairkan Gaji ASN ke-13

POPULARITAS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mencairkan gaji ke-13 guna meringankan...

News

Prabowo Ungkap Alasan Beratnya Copot Dadan Hindayana

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil keputusan mencopot Dadan...

Exit mobile version