POPULARITAS.COM – Salah seorang korban ledakan kamar mesin KMP Aceh Hebat 2, Fahri Herdi Eko, meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin, Banda Aceh.
General Manager ASDP Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, membenarkan informasi tersebut dan menyampaikan duka cita atas wafatnya korban.
“Iya betul, salah satu korban terdampak insiden KMP Aceh Hebat 2 yang terjadi di Pelabuhan Ulee Lheue meninggal dunia dalam rawatan,” ujar Andri seperti dilansir kompas, Minggu (21/6/2026).
Andri mengatakan, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama seluruh jajaran perusahaan turut berbelasungkawa atas meninggalnya Fahri Herdi Eko.
“Manajemen dan seluruh insan ASDP turut berbelasungkawa serta mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujarnya.
Investigasi Masih Berlangsung Saat ini, ASDP mengaku terus berkoordinasi dengan pihak berwenang yang tengah melakukan investigasi guna mengetahui penyebab pasti ledakan.
Perusahaan menyatakan akan menghormati seluruh proses penyelidikan yang sedang berlangsung dan menindaklanjuti hasil evaluasi untuk memperkuat aspek keselamatan operasional.
“ASDP akan terus hadir memberikan dukungan dan pendampingan kepada keluarga almarhum serta para korban lainnya yang masih menjalani perawatan,” tutur Andri.
KMP Aceh Hebat 2 diketahui tiba di Pelabuhan Ulee Lheue dari Pelabuhan Balohan, Sabang, sekitar pukul 10.00 WIB pada Jumat (12/6/2026). Tidak lama setelah kapal bersandar, terjadi ledakan di kamar mesin yang memicu kepanikan di area pelabuhan.
saat kapal bersandar, sebanyak 14 taruna diarahkan menuju kamar mesin untuk mengikuti kegiatan pengenalan peralatan yang dipandu Kepala Kamar Mesin (KKM) Agus Widodo.
Ketika pengenalan alat berupa electro motor hydraulic pintu sekat kedap kamar mesin berlangsung, tiba-tiba terjadi ledakan saat peralatan tersebut dioperasikan.
Akibat kejadian itu, seluruh korban segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh untuk mendapatkan perawatan medis.


Leave a comment