Home News Sejarah Jalur Rempah di Aceh Diusulkan Sebagai Warisan Dunia
News

Sejarah Jalur Rempah di Aceh Diusulkan Sebagai Warisan Dunia

Share
Sejarah Jalur Rempah di Aceh Diusulkan Sebagai Warisan Dunia
Diskusi terkait Aceh jalur rempah bersama engan Pemerintah Aceh dengan Ditjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Share

– Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI menyatakan sejarah Aceh sebagai ujung tombak jalur rempah dunia, saat ini sedang dipersiapkan untuk diusulkan sebagai warisan budaya dunia kepada UNESCO pada 2024.

“Secara historis Aceh pernah memimpin jalur perdagangan rempah di masa lalu dan kini Aceh juga adalah ujung tombak dari 20 titik awal rekonstruksi jalur rempah,” kata Ketua Komite Program Jalur Rempah Ditjen Kebudayaan, Kemendikbud, Ananto K. Seta di Banda Aceh, Selasa (17/11/2020) dilansir Antara.

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela pertemuan dengan Pemerintah Aceh, yang berlangsung di Gedung Biro Isra, Setda Aceh, Banda Aceh.

Ananto menjelaskan dari 20 titik awal rekonstruksi jalur perdagangan rempah nasional di seluruh Indonesia, dua di antaranya berada di Aceh, yaitu Aceh Utara dan Banda Aceh.

Menurut Ananto, hasil yang diharapkan dari program jalur rempah ini adalah sebagai paltform budaya bersama untuk menumbuhkan kebanggaan akan jati diri daerah-daerah di Indonesia dan memperkuat jejaring interaksi budaya antardaerah, pulau dan bangsa.

Selain itu juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melestarikan, mengemban dan memanfaatkan warisan budaya jalur rempah untuk pembangunan Indonesia.

Ananto mengatakan hasil yang diharapkan dari jalur rempah itu adalah untuk mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai warisan dunia untuk memperkuat diplomasi Indonesia sekaligus meneguhkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Aceh T Ahmad Dadek mengatakan Pemerintah Aceh mendukung upaya mengusulkan jalur rempah sebagai warisan budaya dunia kepada UNESCO.

Pemerintah Aceh akan menindaklanjuti hal itu dengan membuat Qanun Kebudayaan, melakukan pengkajian ilmiah terkait jalur rempah, mengangkat jalur rempah sebagai tema Pekan Kebudayaan Aceh Tahun 2022, serta melakukan kampanye dan promosi jalur rempah.

Pemerintah Aceh juga akan membentuk tim pendukung program jalur rempah dengan melibatkan Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.

“Pihak Kemendikbud melalui Balai Pelestarian Cagar dan Budaya akan mensinergikan kegiatan-kegiatan untuk mendukung program jalur rempah di Aceh,” kata Ahmad Dadek dalam kegiatan yang turut dihadiri Kepala Biro Humas dan Protokol, Muhammad Iswanto.[acl]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
NewsPolitik

Dilantik Prabowo, Sudaryono Resmi Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Sudaryono...

KesehatanNews

Komisi IX DPR RI Masih Temukan Persoalan Kesehatan di Aceh yang Butuh Perhatian Serius  

POPULARITAS.COM – Komisi IX DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Aceh untuk...

EdukasiNews

Kemenag Hadirkan AMAN, untuk Mempermudah Laporan Dugaan Kekerasan

POPULARITAS.COM – Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat perlindungan anak di lingkungan pendidikan...

EkonomiNews

BPS Kejar SE 2026 Rampung Agustus

POPULARITAS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh terus mempercepat pendataan Sensus Ekonomi...

Exit mobile version