Home News Sumur bor seharga ratusan juta di Pidie tak berfungsi
News

Sumur bor seharga ratusan juta di Pidie tak berfungsi

Share
Kondisi sumur bor, proyek swakelola Pembangunan Irigasi Air Tanah Dalam (Sektor Perkebunan) Gampong Pante Crung Tanjong, Kec. Padang Tiji, Pidie. Foto: Nurzahri/popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Bangunan irigasi air tanah dalam, proyek swakelola tahun anggaran 2022 di Gampong Pante Crung Tanjong, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie untuk sektor perkebunan tak berfungsi.

Padahal untuk kegiatan pekerjaan kontruksi dengan judul kegiatan “Pembangunan Irigasi Air Tanah Dalam (Sektor Perkebunan) Gampong Pante Crung Tanjong Kec. Padang Tiji” Dipa Dinas Pertanian Pidie itu menelan anggaran sebesar Rp 285.000.000 bersumber DAK 2022.

Amatan popularitas.com di lokasi, item-item pekerjaan proyek swakelola tahun lalu dengan anggaran nyaris Rp 300 juta yang katanya dikerjakan Kelompok Tani (Poktan) itu terdiri satu unit sumur bor, satu bak air atau kolam berukuran sekitar 1×2 meter dengan ketinggian 1 meter.

Selain itu, terdapat pipa berukuran 3 inc sepanjang 2 meter yang tersambung dari wellhead atau kepala sumur dengan kolam air yang dicat warna biru.

Berjarak sekira 1 meter dari sumur bor juga tampak sebuah tiang yang mengikat meteren listrik. Disamping itu terlihat sebuah papan informasi proyek swakelola itu.

Tidak ada jaringan atau saluran yang terkoneksi dari sumur bor ke lahan-lahan untuk proses mengairi atau pendistribusian air untuk kebutuhan sektor perkebunan itu.

Bahkan sumur bor yang menelan anggaran Rp 285 juta itu juga tampak tak mengeluarkan air sedikitpun meski pipa berukuran 3 inci terbuka lebar ke arah penampung air.

Keuchiek Pante Crueng Tanjong, Padang Tiji, Pidie saat dikonfirmasi popularitas.com menyebutkan, bangunan sumur bor itu dibangun di atas lahan masyarakat rampung dikerjakan sekira September 2022 lalu.

Pada saat tahapan uji coba atau usai selesai dibangun, sumur bor itu mengeluarkan air yang cukup kencang.

“Pernah diuji coba saat itu airnya cukup kencang,” jelas Keuchik Tarmizi, Kamis (23/7/2023).

Tarmizi mengaku tidak mengetahui tujuan dari pembangunan sumur bor tersebut.

Penelusuran popularitas.com, sumur bor tersebut merupakan salah satu dari total 14 paket proyek pembangunan irigasi sektor perkebunan, sektor perternakan dan tanaman pangan dan Hortikultura dengan akumulasi anggaran Rp 2,6 miliar sumber DAK yang telah tuangkan dalam APBK Pidie 2022.

Ke 14 paket proyek swakelola Dipa Dinas Pertanian dan Pangan Pidie itu dikerjakan secara swakelola atau dilakukan oleh kelompok tani.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wali Nanggroe Minta Status Blang Padang Diselesaikan Berdasarkan Bukti Sejarah dan Hukum

POPULARITAS.COM – Wali Nanggroe Aceh, Malik Mahmud Al-Haythar meminta penyelesaian status historis...

EkonomiNews

Apa Itu Beras Fortifikasi? Ini Penjelasan dan Daftar 25 Merek yang Disebut Palsu

POPULARITAS.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkap temuan 25 merek...

News

Pemkab Pidie Jaya Perkuat Sinergi Percepat Respons Hadapi Karhutla

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, memperkuat sinergi antarinstansi guna merespon...

News

Hujan Ekstrem Terjang Hainan China, 42.000 Warga Terpaksa Mengungsi

POPULARITAS.COM –  Lebih dari 42.000 warga harus dievakuasi dari sejumlah wilayah berisiko...

Exit mobile version