Home News Teguh : Jangan buat huru hara dalam internal organisasi MES
News

Teguh : Jangan buat huru hara dalam internal organisasi MES

Share
Maroko dan membungkam pongahnya Eropa atas Afrika
Teguh Santosa. FOTO : Dok Pribadi
Share

POPULARITAS.COM – Mantan anggota Badan Pengurus Harian (BPH) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Teguh Santosa, minta semua pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan-tindakan berupa huru hara dalam organisasi. Sebab, bagaimanapun, kondisi itu justru makin membuat kekisruhan yang berdampak serius dalam dinamika internal.

Hal tersebut disampaikan Teguh Santosa dalam keterangannya, Kamis (16/10/2025) di Jakarta. Sikap itu ia sampaikan sebagai bentuk respon atas pergerakan Tim 9 Penyelamat MES terkait dengan kekosongan BPH sejak Munas 2023.

“Kita semua khawatir atas persoalan yang ada. Namun, membawa dinamika internal ke ruang publik bisa berdampak buruk pada MES,” katanya.

Masih kata Teguh, membawa dinamika internal ke ruang publik, dapat dinilai sebagai upaya politik pecah belah dan adu domba antara Ketua MES Erick Thohir dengan Ketua Dewan Pembina MES KH Ma’ruf Amin. “Saya pikir ini kurang elok. Apalagi kedua tokoh itu punya hubungan emosional yang baik,” sebutnya.

Tim 9 terdiri dari Prof Babun Suharto (PD MES Jember);  Djafar Muhtar Asiari (PW MES Gorontalo); Heru Hidayat (PW MES Kalimantan Tengah); Pinto Wahyudi (PW MES Bali); Awaludin Razab (PW MES Kalimantan Barat); M Irkham Fukhurudin (PD MES Kendal); Harry Maksum (PW MES Jawa Barat); Evan Setiawan (PW MES Bengkulu); dan Ahmad Wira (PW MES Sumatra Barat). 

Dalam pertemuan mereka mendesak agar Erick Thohir mundur dari kursi Ketua Umum BPH MES melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

Menurut hemat Teguh, semestinya, setelah pertemuan itu Tim 9 memberikan kesempatan kepada KH Maruf Amin untuk berkomunikasi dengan Erick Thohir.

Menurut Teguh, dirinya yakin bahwa komunikasi antara Abah (sebutan Teguh untuk Maruf Amin) dengan Erick Thohir berjalan baik. Karna itu, ia yakin persoalan tersebut bisa dibicarakan dan dicarikan jalan keluar.

“Saya pikir persoalan yang ada saat ini, tak perlu diselesaikan lewat Munaslub,” imbuhnya.

Meski BPM MES belum terbentuk sejak Munas 2023, kendati demikian, organisasi tetap berjalan. Bahkan, dirinya pernah mengikuti Muswil MES Bali dan pimpin Rakerwil MES Bali Nusra di Kuta Bali. “Teman-teman di Sekretariat MES juga bekerja seperti biasa,” sebutnya.

Oleh karna itu, Teguh meminta semua pihak, untuk menghormati proses dinamika internal yang berlangsung serta menyerahkan sepenuhnya masalah yang ada untuk diselesaikan oleh Abah dan Pak Erick.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
KriminalitasNews

Terduga Pelaku Pencurian Beserta Barang Bukti di Abdya Dicokok Polisi

POPULARITAS.COM – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Aceh Barat Daya...

News

Pemkab Pidie Jaya Cairkan Gaji ASN ke-13

POPULARITAS.COM –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya, mencairkan gaji ke-13 guna meringankan...

News

Prabowo Ungkap Alasan Beratnya Copot Dadan Hindayana

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil keputusan mencopot Dadan...

News

4 Fakta Kasus Dugaan Korupsi BGN yang Menjerat Dadan Hindayana Cs

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penyimpangan besar dalam tata kelola...

Exit mobile version