Home News Tempuh 15 jam jalur darat, Bagana Aceh capai wilayah terisolir di Gayo Lues
News

Tempuh 15 jam jalur darat, Bagana Aceh capai wilayah terisolir di Gayo Lues

Share
Tempuh 15 jam jalur darat, Bagana Aceh capai wilayah terisolir di Gayo Lues
Relawan Bagana Aceh saat menyalurkan bantuan ke Gayo Lues. Foto : HO | Popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Relawan Banser Tanggap Bencana (Bagana) Aceh menempuh perjalanan lebih dari 15 jam untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Kecamatan Teripe Jaya, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, yang masih terisolasi akibat banjir bandang dan longsor sejak akhir November 2025.

Misi kemanusiaan tersebut dipimpin Kepala Satuan Khusus Nasional (Kasatsusnas) Bagana, Mahdani Hamzah, dan didampingi Ketua PW GP Ansor Aceh, Azwar A Gani. 

Rombongan melibatkan personel Ansor dan Banser dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh. Relawan membawa bantuan berupa bahan pangan, logistik harian, serta perlengkapan darurat yang dibutuhkan warga terdampak bencana. 

Ketua PW GP Ansor Aceh, Azwar A Gani menjelaskan, perjalanan dari Banda Aceh menuju Aceh Barat memakan waktu sekitar enam jam. Namun, medan paling berat justru ditemui pada jalur lanjutan menuju wilayah Gayo Lues.

“Dari Aceh Barat ke Babah Rot sampai masuk wilayah Gayo Lues, kondisi jalan sempit, rusak, berlumpur, dan licin. Waktu tempuhnya bisa lebih dari sembilan jam,” kata Azwar, Senin (5/1/2026).

Menurut Azwar, di sejumlah titik rombongan terpaksa berhenti karena longsoran tanah masih rawan bergerak dan membahayakan keselamatan. Kondisi tersebut memperlambat proses distribusi bantuan ke wilayah terdampak.

Setibanya di Teripe Jaya, relawan mendapati dampak bencana yang cukup parah. Di Desa Uyem Beriring, sekitar 203 kepala keluarga terdampak dan sebagian besar kehilangan tempat tinggal.

Sementara di Desa Pasir, sekitar 600 kepala keluarga terdampak banjir bandang dan longsor. Sejumlah rumah warga serta lahan pertanian mengalami kerusakan akibat terjangan air dan material longsoran.

Kondisi geografis Teripe Jaya yang dikelilingi perbukitan dan pegunungan terjal membuat distribusi bantuan menjadi tidak mudah. Untuk menjangkau sejumlah titik, relawan harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki melewati jalur yang rawan longsor.

Azwar menyebutkan, selama beberapa hari sejumlah desa sempat terisolasi karena akses jalan terputus. Akibatnya, bantuan dari luar daerah sulit menjangkau warga terdampak.

“Karena akses yang berat, ada wilayah yang luput dari perhatian. Kami berupaya memastikan bantuan sampai ke titik-titik yang paling sulit dijangkau,” ujarnya.

Dalam proses distribusi bantuan, kata Azwar, rombongan Bagana dan Ansor juga sempat tertahan akibat longsor sehingga belum dapat segera kembali.Meski demikian, dia menegaskan semangat relawan tetap terjaga

“Alhamdulillah, pasukan Bagana tetap bersemangat menghadapi kondisi seperti ini,” katanya.

Azwar menegaskan, kehadiran Ansor dan Banser di lokasi bencana merupakan bagian dari komitmen organisasi untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak, khususnya di wilayah terpencil dan terisolasi.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...

Exit mobile version