Home News Terbukti Berzina, Tiga Terpidana Dicambuk 100 Kali di Lhokseumawe
News

Terbukti Berzina, Tiga Terpidana Dicambuk 100 Kali di Lhokseumawe

Share
Share

POPULARITAS.COM – Tiga terpidana kasus jarimah zina di Lhokseumawe masing-masing dicambuk 100 kali.

Ketiga terpidana tersebut yaitu Zulkhairi, Resky Munanda dan Lita Trisnawati. Mereka dieksekusi cambuk di Stadion Tunas Bangsa, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Selasa (6/4/2021).

Eksekusi cambuk itu dilakukan setelah ada putusan berdasarkan putusan dan terbukti melanggar pasal 33 ayat 1 qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 tentang hukum jinayat.

“Sebenarnya ada empat orang, namun satu lagi ditunda karena baru saja menjalani persalinan di rumah sakit, dilengkapi dengan surat keterangan dari rumah sakit juga,” kata Kasubsi Penuntutan Pidum Kejaksaan Negeri Lhokseumawe, Muhammad Doni Siddik.

Kata Doni, meski begitu terpidana bernama Rosmawar belum bisa dicambuk. Namun dirinya akan tetap harus menjalani eksekusi cambuk sesuai waktu yang sudah disepakati yakni selama 120 pasca melahirkan.

“Dia akan dicambuk pada pelaksanaan selanjutanya,” katanya.

Editor: dani

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HeadlineNewsSepakbola

Torres Antar Spanyol Juara Dunia 2026

POPULARITAS.COM – Kesabaran, disiplin, dan kecerdasan taktik akhirnya membawa Spanyol kembali ke...

InternasionalNews

AS Cabut Larangan TikTok di Perangkat Pemerintah setelah Restrukturisasi

POPULARITAS.COM – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) menyatakan, aturan yang mewajibkan penghapusan...

EkonomiNews

Bertemu Menlu Wang Yi, Menko Airlangga Dorong Kemitraan Strategis hingga Investasi Hijau

POPULARITAS.COM – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto menggelar pertemuan...

InsfrastrukturNews

Pemerintah Aceh Percepat Kegiatan Tambahan TKD Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh terus mempercepat pelaksanaan kegiatan Tambahan Transfer ke Daerah...

Exit mobile version