POPULARITAS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui Iran kembali memberi sinyal akan menutup Selat Hormuz, jalur energi tersibuk di dunia. Meski begitu, ia menyatakan proses negosiasi antara Washington dan Teheran masih berjalan ke arah yang positif.
Pernyataan itu disampaikan Trump kepada wartawan di Oval Office pada Sabtu, 18 April 2026. Ia menilai sikap Iran belum konsisten dalam merespons dinamika hubungan bilateral kedua negara.
Dikutip dari Al Jazeera, Trump menyindir perilaku Iran dengan nada tajam. “Mereka mencoba bersikap lucu, seperti yang sudah mereka lakukan selama 47 tahun,” ujarnya.
Namun dalam pernyataan berikutnya, Trump justru menunjukkan optimisme. Ia mengisyaratkan akan ada perkembangan signifikan dari proses negosiasi yang tengah berlangsung dalam waktu dekat.
“Ini sebenarnya berjalan sangat baik. Kita lihat saja nanti, tetapi kemungkinan akan ada informasi pada akhir hari ini,” kata Trump.
Selat Hormuz di Tengah Ketegangan
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur perdagangan energi paling vital di dunia. Hampir seperlima pasokan minyak global melewati perairan sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab ini.
Baca juga: Iran Tutup Kembali Selat Hormuz, Tuduh AS Langgar Janji Soal Blokade Laut
Situasi di kawasan tersebut masih fluktuatif. Iran sebelumnya sempat menyatakan membuka jalur itu untuk pelayaran komersial, namun Teheran tetap menegaskan kendali ketat atas lalu lintas kapal — termasuk membuka kemungkinan pembatasan jika tekanan dari AS terus berlanjut.
Ketidakpastian ini langsung berdampak pada pasar energi global. Setiap perubahan kebijakan terkait Selat Hormuz berpotensi mengguncang harga minyak dunia.
Belum Ada Konfirmasi dari Teheran
Optimisme Trump berbanding terbalik dengan kondisi di lapangan yang masih diwarnai ketegangan dan saling klaim antara kedua pihak.
Hingga berita ini diturunkan, Iran belum memberikan konfirmasi resmi terkait sinyal penutupan Selat Hormuz maupun perkembangan konkret dari negosiasi yang disebut Trump sedang berlangsung. (hsn)
Sumber: beritasatu.com

Leave a comment