POPULARITAS.COM – Kelompok pemberontak di Kolombia, Tentara Pembebasan Nasional (ELN), serang markas militer di negara itu. Akibatnya tujuh tentara tewas dan tiga puluh lainnya terluka.
Tentara ELN menyerang markas militer di Kota Aguachica, Kolombia Timur Laut, Kamis 18 Desember 2025. Lewat aksinya, mereka menggunakan drone yang dilengkapi dengan bahan peledak.
Presiden Kolombia Gustavo Petro mengutuk keras aksi ELN seraya mengatakan bahwa, negaranya tidak akan pernah tunduk pada terorisme. “Kami akan balas dan tidak beri ruang bagi para pemberontak,” katanya.
Ia juga menyebutkan bahwa, keberhasilan serangan drone itu, dikarenakan kurangnya sistem anti-drone canggih yang dimiliki miter Kolombia.
Untuk itu, ia telah perintahkan militer untuk membeli sistem anti-drone guna menangkal serangan serupa terjadi di masa depan, katanya dikutip dari Xinhuanews.
Francisco Cubides, komandan jenderal angkatan bersenjata, mengatakan bahwa tindakan intelijen dan operasional akan diperkuat untuk melawan aktivitas teroris ELN.

Leave a comment