Home News Unsyiah Wujudkan Kampus Merdeka
News

Unsyiah Wujudkan Kampus Merdeka

Share
Unsyiah Wujudkan Kampus Merdeka
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) dan Universitas Sebelas Maret (UNS) sepakat berkolaborasi untuk mewujudkan Kampus Merdeka yang telah dicanangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan MoU antara Rektor Unsyiah Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng dengan Rektor UNS Prof. Dr. Jamal Wiwoho, S.H.,M.Hum secara virtual di Ruang Mini Rektor Unsyiah, Selasa (21/7/2020).

Prof. Jamal mengatakan, sebagai perguruan tinggi yang tunduk pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, maka UNS harus menyiapkan institusinya untuk merealisasikan konsep pendidikan Kampus Merdeka tersebut.

Hanya saja, hal tersebut tidak bisa dilakukan sendiri tapi harus berkolaborasi dengan banyak pihak termasuk Unsyiah. Menurut Prof. Jamal, saat ini setiap perguruan tinggi memang harus terbuka jika ingin cepat berkembang, baik terhadap sesama perguruan tinggi, dunia usaha, maupun birokrasi.

Untuk itulah, Prof. Jamal berharap kerja sama dengan Unsyiah ini harus bisa memberikan pengaruh yang signifikan bagi kedua perguran tinggi ini.

“Kami sangat berharap kerja sama ini bukan sekadar seremonial saja, tapi bisa melahirkan sesuatu yang nyata. Dalam upaya menciptakan generasi unggul, dan memberikan value added bagi UNS dan Unsyiah,” ucapnya.

Sementara itu Prof. Samsul sangat menyambut baik kesepakatan kerja sama ini. Meskipun sebenarnya kedua perguruan tinggi ini sudah pernah bekerja sama dalam program Erasmus +. Saat itu Unsyiah bersama enam perguruan tinggi lainnya di Indonesia termasuk UNS, telah menandatangani MoU dengan Universite De Limoges asal Perancis.

“Ada sebuah program Erasmus + yang akan berakhir tahun ini. Semoga setelah itu kita bisa berlanjut untuk melakukan kerja sama dengan berbagai program lainnya,” ucapnya.

Prof. Samsul mengakui, kedua perguruan tinggi ini memiliki keunggulannya masing-masing. Misalnya Unsyiah, yang dua pusat studinya hari ini telah diakui sebagai Pusat Unggulan IPTEK yaitu Pusat Studi Mitigasi dan Bencana (TDMRC) dan Atsiri Research Center (ARC).

“Kalau UNS dan Unsyiah, bisa bersinergi dengan keunggulannya masing-masing. Tentu ini bisa memberikan kontribusi yang berarti bagi dunia pendidikan di Indonesia,” ucap Rektor.[acl/ril]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

1.300 Tewas Akibat Banjir, Nepal Gelar Hari Berkabung Nasional

POPULARITAS.COM –  Nepal menggelar hari berkabung nasional pada Senin (7/9/2026) untuk mengenang...

News

Bukan Rp10 miliar, ternyata pengadaan benih di DKP Pidie Jaya Rp13,1 miliar, Kadis : Semua PL biar gak rumit

POPULARITAS.COM – Diberitakan popularitas.com sebelumnya, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Pidie Jaya,...

News

Pemerintah Aceh Pacu Payung Hukum Rute Kapal Krueng Geukueh–Penang

‎POPULARITAS.COM — Pemerintah Aceh melakukan akselerasi penyusunan Rancangan Peraturan Gubernur (Ranpergub) guna...

News

Ini Oleh-oleh Prabowo dari Rusia, Investasi Pupuk hingga Tawaran Kapal Putin

POPULARITAS.COM – Lawatan Presiden Prabowo Subianto di acara Eastern Economic Forum (EEF)...

Exit mobile version