POPULARITAS.COM – Praka Rico, satu dari tiga prajurit yang alami luka serius akibat rudal Israel di Lebanon Selatan. Tentara yang tergabung dalam UNIFIL itu, akhirnya tak kuat lagi menahan luka-luka yang ia derita. Jumat 24 April 2026, ia dinyatakan meninggal dunia.
Informasi gugurnya Praka Rico, disampaikan langsung oleh Kementrian Pertahanan RI, lewat keterangan tertulisnya diunggah melalui instragram resmi institusi tersebut.
“Gugurnya Praka Rico Pramudia dalam pelaksanaan misi perdamaian dunia bersama UNIFIL di Lebanon Selatan menjadi duka yang mendalam. Almarhum wafat setelah menjalani perawatan akibat luka yang dialami dalam penugasan,” demikian pernyataan Kemenhan.
Praka Rico merupakan salah satu dari tiga prajurit TNI yang terluka akibat serangan artileri yang menghantam pos kontingen Indonesia di Kota Adshit al-Qusayr, Lebanon Selatan, pada Minggu (23/3/2026).
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI, Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah, sebelumnya menjelaskan Praka Rico mengalami luka berat. Sementara itu, dua prajurit lainnya, yakni Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan, mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis.
Akibat luka serius yang dideritanya, Praka Rico segera dievakuasi menggunakan helikopter ke Rumah Sakit St George di Beirut untuk menjalani perawatan intensif. Dalam insiden yang sama, satu prajurit TNI lainnya, Praka Farizal Romadhon, gugur di lokasi setelah terkena serangan langsung.
Setelah menjalani perawatan selama beberapa pekan, Praka Rico akhirnya dinyatakan gugur. Kepergiannya menambah duka bagi keluarga besar TNI dan bangsa Indonesia, sekaligus menjadi pengingat atas besarnya pengorbanan prajurit Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Leave a comment