Home Ekonomi UU Cipta Kerja, Izin UMKM Hanya Perlu Daftar Online
EkonomiNews

UU Cipta Kerja, Izin UMKM Hanya Perlu Daftar Online

Share
Bank Kepri Syariah salurkan Rp19 miliar pinjaman tanpa bunga bagi pelaku UMKM
Ilustrasi. (foto: Antara)
Share

POPULARITAS.COM – Undang-undang (UU) Omnibus LawCipta Kerja (Ciptaker) memberikan sejumlah kemudahan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) salah satunya aspek perizinan.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan pelaku UMKM nantinya hanya perlu melakukan pendaftaran melalui daring atau online untuk mengantongi izin.

“Izin itu kami akan berikan kemudahan. Jadi izin bisa lewat daring,” ujarnya dalam konferensi pers terkait UU Ciptaker bagi Koperasi dan UKM, Kamis (8/10).

Selanjutnya, setelah melakukan pendaftaran pelaku UMKM akan mendapatkan nomor induk berusaha (NIB). NIB tersebut merupakan bentuk perizinan tunggal yang berlaku untuk semua kegiatan usaha.

“Itu sekarang diberikan cukup satu saja untuk semua jenis usaha. Ini juga menyangkut izin edar, dan juga sertifikasi halal yang sekarang juga sudah kami gratiskan,” imbuhnya.

Teten menuturkan detail mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran akan diatur melalui Peraturan Pemerintah (PP). Kemenkop UKM menargetkan penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) selesai pada November mendatang.

Dalam pembahasannya, lanjut Teten, Kemenkop UKM akan melibatkan semua pemangku kepentingan sektor UMKM. Mulai dari pengamat, pelaku dan pelaku UMKM, akademisi, dan sektor swasta diharapkan urun rembug dalam penyusunan RPP tersebut.

“Karena itu kami sudah menyusun timeline dan kami akan melibatkan seluruh pemangku kepentingan untuk ikut menyusun RPP. Tadi pagi kami sudah lapor dengan Kepala Dinas Koperasi dan UKM seluruh Indonesia untuk segera melakukan konsultasi publik untuk mendapat masukan konkret di setiap daerah,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Deputi bidang Kelembagaan Kemenkop UKM Rulli Nuryanto menuturkan Kemenkop UKM akan mengecualikan jenis usaha UMKM tertentu dari pendaftaran online. Jenis usaha yang dikecualikan dipertimbangkan berdasarkan jenis risiko usahanya.

“Kalau untuk pelaku usaha mikro kecil memang rezimnya pendaftaran. Kalau dulu perizinan, sekarang pendaftaran, itu akan diatur dalam RPP,” ucapnya.

Dalam UU Ciptaker, ketentuan kemudahan perizinan bagi UMKM diatur dalam Pasal 91 UU Ciptaker. Pasal tersebut menjelaskan pendaftaran UMKM dilakukan secara daring atau luring dengan melampirkan, Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan surat keterangan berusaha dari RT.

Selanjutnya, pelaku UMKM mendapatkan NIB melalui perizinan berusaha secara elektronik. NIB tersebut merupakan perizinan tunggal yang berlaku untuk semua kegiatan usaha.

Sementara itu, perizinan tunggal itu meliputi perizinan berusaha, Standar Nasional Indonesia (SNI), dan sertifikasi jaminan produk halal. UU Ciptaker juga menyatakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah wajib melakukan pembinaan terhadap perizinan berusaha, pemenuhan standar, SNI dan sertifikasi jaminan produk halal.

Sumber: CNN

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dinas PUPR Pidie belum serahkan dokumen proyek paska bencana Rp10 miliar untuk di lelang

POPULARITAS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, hingga akan...

EdukasiNews

Terima Audiensi LLDIKTI, Wagub Fadhlullah Dorong Penguatan SDM dan Kolaborasi dengan PTS

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM merupakan kunci kemajuan...

News

Pascamutasi, Dinas “Basah” di Pidie Masih Lowong Pimpinan

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak 45  pejabat tingkat eselon II,...

News

Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri peringatan HUT ke-24 Kabupaten Nagan Raya

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli, Minggu 19 Juli 2026 malam, hadiri...

Exit mobile version