Home News Warga Aceh diminta waspadai potensi karhutla saat kemarau
News

Warga Aceh diminta waspadai potensi karhutla saat kemarau

Share
Aceh butuhkan pembentukan Daops Manggala Agni
Petugas BPBD Nagan Raya bersama sejumlah personel TNI, Polri dan Brimob melakukan pengawasan dan pemadaman api di lokasi kebakaran lahan di kawasan Desa Krueng Itam, Kecamatan Tadu Raya, Senin (6/7/2020) ANTARA/HO-Dok. BPBD Aceh Barat
Share

POPULARITAS.OM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat Aceh mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi musim kemarau di wilayah paling barat Indonesia itu.

“Potensi karhutla masih tinggi di wilayah Aceh. Yang pertama suhu di wilayah Aceh lebih tinggi, jadi biasanya kalau April suhu normal 32-33 derajat celsius, ini lebih tinggi sedikit, dengan suhu maksimum mencapai 34 derajat celsius,” kata Kata Forecaster (prakirawan) BMKG Kelas I Sultan Iskandar Muda Aceh Besar Anang Heriyanto, dikutip dari laman Antara, Sabtu (15/4/2023).

Ia menjelaskan, prakiraan cuaca di wilayah Aceh dalam tiga hari ke depan cenderung cerah berawan. Namun, ada juga sebagian wilayah yang terdapat awan konvektif sehingga berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat.

Seperti hari ini, kata dia, hujan berpotensi mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Barat dan daerah kepulauan Kabupaten Simeulue. Namun, mulai (16/4) besok dan beberapa hari ke depan intensitas hujan cenderung ringan dan didominasi cerah berawan.

“Untuk Provinsi Aceh yang perlu diwaspadai itu, ya, titik panas atau titik api untuk beberapa hari ke depan, karena suhunya tinggi dan juga kelembaban rendah,” katanya.

Titik panas ini berpotensi muncul di semua daerah di Aceh. Seperti kemarin, kata dia, satu titik panas terpantau di Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat dan satu titik di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, dengan tingkat kepercayaan sedang.

“Wilayah timur juga sama, pantauan satelit saat ini secara realtime didominasi cuaca cerah berawan hari ini, begitu juga satu hingga tiga hari ke depan,” katanya.

Selain itu, untuk gelombang laut, kata Anang, prakiraan kondisi gelombang laut di wilayah Aceh relatif kondusif dalam beberapa hari ke depan.

Tetapi, kondisi gelombang laut tampak terlihat meningkat di wilayah perairan samudera hindia, sementara di wilayah utara dan timur Aceh dan penyeberangan ke Sabang, tinggi gelombang hanya 50 centimeter hingga maksimum 1,5 meter dan ini masih kategori normal.

“Yang perlu waspadai sekitar wilayah utara Sabang, perairan barat selatan, Samudera Hindia barat Aceh, dan sebagian daerah penyeberangan ke Simeulue, tinggi gelombang maksimum 2,5 meter bahkan bisa lebih,” katanya.

Share
Tulisan Terkait
KesehatanNews

Teh Hijau vs Teh Hitam, Kenali Perbedaannya sebelum Dikonsumsi Harian

POPULARITAS.COM – Minuman teh hitam dan teh hijau sama-sama dikenal sebagai minuman...

EkonomiNews

Nilam Aceh Resmi Masuk Sistem Resi Gudang, Gubernur Mualem Instruksikan Percepat Hilirisasi

POPULARITAS.COM – Kementerian Perdagangan RI resmi menetapkan minyak nilam Aceh sebagai komoditas...

NewsPolitik

KIP Banda Aceh Gelar Mimbar Demokrasi Kupas Tuntas Independensi Penyelenggara Pemilu

POPULARITAS.COM – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh menggelar Seri Pendidikan...

InternasionalNews

Satelit NASA Jatuh di Atas Sumatra Utara, Terbakar Usai 20 Tahun Mengorbit

POPULARITAS.COM – Satelit teleskop milik Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Swift, dipastikan...

Exit mobile version