Home News 24 nelayan Aceh Timur ditahan otoritas Thailand
News

24 nelayan Aceh Timur ditahan otoritas Thailand

Share
24 nelayan Aceh Timur ditahan otoritas Thailand
Ilustrasi, kapal nelayan di TPI Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. (Rizkita/Popularitas.com)
Share

 POPULARITAS.COM – Lembaga Panglima Laot Aceh menyatakan sampai hari ini sebanyak 24 nelayan Aceh masih ditahan otoritas Thailand karena melewati batas teritorial laut negara tersebut saat mencari ikan.

“Kemarin baru dipulangkan empat orang, jadi nelayan Aceh yang masih di Thailand ada 24 orang lagi,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Panglima Laot Aceh Miftach Tjut Adek di Banda Aceh, Senin (8/8/2022).

Miftach mengatakan 24 nelayan yang masih ditahan di Thailand tersebut semuanya berasal dari Kabupaten Aceh Timur. Mereka ditangkap pada waktu yang berbeda-beda.

Di mana, 13 nelayan dari 24 orang tersebut ditangkap pada 28 Januari 2022 Angkatan Laut Thailand di perairan barat Phuket sekitar 38,5 nautikal mile (NM) dari pantai negara tersebut.

Awalnya, mereka semua berjumlah 19 orang saat ditangkap. Mereka masing-masing anak buak kapal (ABK) KM Sinar Makmur 05 sebanyak 14 orang dan KM Bahagia 05 dengan lima 5 ABK. Di dalamnya termasuk dua nelayan yang masih di bawah umur.

Namun, kedua nelayan di bawah umur tersebut sudah dipulangkan pada Sabtu, 28 Mei 2022.

Kemudian, lanjut Miftach, empat nelayan lainnya (ABK KM Bahagia) juga sudah dipulangkan Rabu 3 Agustus 2022, melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar.

“Jadi untuk nelayan KM Sinar Makmur dan KM Bahagia yang masih di Thailand sebanyak 13 orang lagi,” ujarnya.

Selain itu, kata Miftach, sebanyak 11 nelayan Aceh Timur dengan kapal KM Nakri ditangkap otoritas Thailand pada Sabtu 18 Juni 2022. Namun, belum diketahui bagaimana status mereka saat ini.

“Untuk 11 orang ini belum ada kabar pasti sudah sejauh mana sudah proses hukum terhadap mereka di sana,” kata Miftach.

Miftach menambahkan nelayan Aceh di luar negeri hanya tersisa 24 orang. Semuanya di Thailand. Sedangkan di negara lain seperti India dan Myanmar sudah dipulangkan semuanya. (ant)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

3 Hal yang Disampaikan Sekjen PBB Saat Bertemu Prabowo

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)...

EkonomiNews

BPMA Bidik Pengembangan Potensi Gas di Blok Singkil dan Meulaboh

POPULARITAS.COM – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) mendorong percepatan evaluasi potensi gas...

News

Tradisi Pedang Pora untuk Brigjen TNI Mahesa Fitriadi

POPULARITAS.COM – Brigadir Jenderal TNI Mahesa Fitriadi mengikuti prosesi tradisi penyambutan sebagai...

KesehatanNews

Kemenkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, Anak-anak dan Ibu Hamil Rentan Terdampak

POPULARITAS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan...