POPULARITAS.COM – Sejak perang Rusia dan Ukraina berlangsung pada Februari 2026, tercatat lebih dari 8.500 warga negara beruang merah itu tewas. Informasi itu, disampaikan oleh Duta Besar Urusan Khusus Kementrian Luar Negeri Rusia, Rodion Miroshnik, melalui keterangannya, Jumat 3 Juli 2026.
Ia menuturkan, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, terhitung sejak Februari 2022 hingga 30 Juni 2026, jumlah warga sipil Rusia yang meninggal akibat serangan Ukraina capai 8.500 orang.
Sementara itu, lebih dari 22 ribu lainnya mengalami luka serius, tambahnya lagi.
Miroshnik mengatakan serangan Ukraina telah merusak infrastruktur sipil di 42 wilayah Rusia dalam tiga bulan terakhir. Mengutip sejumlah insiden penting, dirinya menyoroti serangan terhadap sebuah perguruan tinggi di Starobelsk, serangan terhadap sebuah bus yang mengangkut anak-anak Belarus di wilayah Bryansk, serta serangan terhadap sebuah bus penumpang sipil di Yenakiyevo.
Miroshnik juga menyampaikan bahwa total 373 anak telah tewas dan 1.845 lainnya luka-luka sejak 2014.
Rusia mengecam serangan Ukraina terhadap sasaran sipil dan menyampaikan sebuah nota diplomatik resmi kepada Kantor Komisaris Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Hak Asasi Manusia (Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights/OHCHR) guna mendesak penyelidikan internasional terhadap insiden-insiden ini.

Leave a comment