POPULARITAS.COM – Sembilan warga Amerika Serikat dinyatakan tewas. Hal itu terjadi dalam aksi serangan brutal yang dilakukan seorang pria di sebuah rumah di Kota Erie, Pennsylvania.
Serrangan yang terjadi pada Jumat 9 Oktober 2026 itu, dilakukan oleh seorang pria. Bahkan, saat proses pengepungan oleh polisi, pelaku memilih mengakhiri hidupnya dengan menembak kepalanya sendiri.
Polisi menerima laporan suara tembakan sekitar pukul 17.00 waktu setempat. Mengutip Erie News Now, petugas yang tiba di lokasi menemukan dua perempuan tewas di jalanan.
Pelaku kemudian diduga membarikade diri di dalam rumah. Petugas mengepung bangunan tersebut dan memerintahkannya untuk keluar. Suara tembakan kembali terdengar selama proses pengepungan berlangsung.
Ketika polisi akhirnya memasuki rumah, mereka menemukan korban lainnya, termasuk dua anak. Pria yang diduga sebagai pelaku juga ditemukan dengan luka tembak yang diperkirakan berasal dari senjatanya sendiri.
Pihak berwenang Kota Erie menyatakan seluruh sembilan korban telah meninggal dunia sebelum petugas tiba di lokasi. Mereka juga memastikan tidak ada ancaman lanjutan terhadap masyarakat umum.
Kepala Polisi Erie Sebut Insiden Sangat TragisKepala Kepolisian Erie, Rick Lorah, mengatakan dirinya belum pernah menyaksikan kejadian serupa selama lebih dari 28 tahun bertugas.
“Saya tidak yakin kota Erie pernah mengalami hilangnya nyawa dan kehancuran seperti yang baru saja kita saksikan ini,” ujarnya kepada sebuah stasiun berita lokal.
Petugas yang menangani insiden tersebut juga ditawari layanan konseling, menurut laporan media setempat.
Gubernur Pennsylvania, Josh Shapiro, menyebut kejadian itu sebagai penembakan massal yang tragis. Ia mengatakan telah berbicara dengan Wali Kota Erie, Daria Devlin, untuk menawarkan dukungan penuh dari pemerintah negara bagian.
Erie berada sekitar 188 kilometer di utara Pittsburgh, salah satu kota besar di Pennsylvania.
Insiden di Erie menambah daftar kasus penembakan massal di Amerika Serikat. Peristiwa semacam ini terus memicu perhatian terhadap tingginya kepemilikan senjata api serta perdebatan mengenai upaya memperketat aturan kepemilikan dan penggunaan senjata.
Upaya perubahan kebijakan senjata api di Amerika Serikat selama ini menghadapi berbagai hambatan politik dan hukum.







Leave a comment