Home News Anggaran Rp 3,5 T di Disdik Harus Mampu Dongkrak Pendidikan Aceh
News

Anggaran Rp 3,5 T di Disdik Harus Mampu Dongkrak Pendidikan Aceh

Share
Komisi VI DPRA menggelar Rapat Kerja dengan Dinas Pendidikan Aceh di Aula Komisi VI DPRA. (ist)
Share

POPULARITAS.COM – Komisi VI DPRA Aceh meminta kepada Dinas Pendidikan Aceh agar anggaran sebanyak Rp3,5 triliun yang mareka kelola tepat sasaran penggunaannya. Dan dengan anggaran yang banyak itu diharapkan adanya peningkatan terhadap status pendidikan Aceh yang masih berada di urutan 20 ke bawah dari provinsi lain.

“Dana pendidikan untuk Aceh apalagi dengan adanya otsus sangat banyak. Untuk 2021 saja anggaran untuk pendidikan dari perencanaan awal di KUA PPAS Rp2,7 triliun dan sekarang mencapai Rp3,5 triliun. Dana itu haruslah digunakan dengan sebaik-baiknya dan tepat sasaran sehingga mutu pendidikan di Aceh terus meningkat,” Ketua Komisi VI DPRA, Tgk Irawan Abdullah dalam keterangannya, Kamis (21/1/2021).

Dalam pertemuan itu Tgk Irawan Abdullah mengingatkan Disdik Aceh supaya menyiapkan data-data kongkrit terhadap kebutuhan-kebutuhan di sekolah.

Sehingga proses yang ada di RPJM itu bisa berjalan dengan baik dan sesuai, apalagi akan berakhirnya tugas gubernur Aceh periode ini di tahun 2022. Dan itu menjadi penting supaya nilai peningkatan standar kemampuan anak didik dari waktu ke waktu akan terukur kemajuannya.

Anggota Komisi VI DPRA, Tgk Mawardi dari Fraksi PA, juga mengingatkan tentang grand desain pendidikan Aceh yang segera harus dilahirkan dalam bentuk qanun.

Sehingga pendidikan di Aceh nantinya akan menjadi sebuah contoh dan ada kekhususan yang berbeda dengan pendidikan di daerah lainnya.

“Itu menyangkut juga bagaimana nilai-nilai pendidikan di Aceh terintegritas dengan Aceh sebagai daerah syariah yang terwujud juga dalam kurikulum, prilaku dan segala aspek lainnya yang merupakan kekhususan Aceh,” kata Tgk Mawardi, yang sering di sapa Tgk Adek tersebut.

Sementara itu anggota DPRA Dapil Aceh Teggara F-PD, Nurdiansyah Alasta meminta dinas melakukan pengawasan terhadap prokes ketika sekolah-sekolah sudah mulai melaksanakan belajar tatap muka. Selain itu juga adanya perhatian kepada sekolah-sekolah yang belum terakrediatsi supaya segera dilakukan proses akreditasi, sehingga nilai dan mutu sekolahnya juga dapat meningkat.

“Pendidikan yang dilakukan juga harus memenuhi 8 standar pendidikan nasional. Sehingga nilai dan mutu pendidikan di Aceh semakin meningkat. Diperlukan juga pelatihan-pelatihan kepada guru sesuai dengan perkembangan waktu dan kemajuan IT,” kata Nurdiansyah.

Ketua Komisi Tgk Irawan Abdullah juga menambahkan, agar Disdik Aceh melakukan zonanisasi sekolah kejuruan. Misalnya SMK yang berbasis pertanian, diprioritaskan berada di daerah Aceh Tengah.

Kemudian SMK Penerbangan yang ada di Aceh Besar agar diupayakan menjadi sebagai salah satu pilot projek SMK Penerbangan untuk wilayah Sumatera.

“Jadi zonanisasi itu akan memudahkan anak-anak kita yang masuk sekolah kejuruan sesuai dengan kemampuannya. Dan juga memperhatikan kebutuhan-kebutuhan daerah yang sesuai dengan potensi yang dimiliki daerah tersebut,” pungkas Tgk Irawan Abdullah.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Prabowo Ungkap Alasan Beratnya Copot Dadan Hindayana

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengaku berat saat mengambil keputusan mencopot Dadan...

News

4 Fakta Kasus Dugaan Korupsi BGN yang Menjerat Dadan Hindayana Cs

POPULARITAS.COM – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap dugaan penyimpangan besar dalam tata kelola...

EkonomiNews

Mualem Panggil Kepala BPMA Bahas Blok Andaman dan Pipa Gas

POPULARITAS.COM – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem memanggil Kepala Badan Pengelola Migas Aceh...

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’
News

Marzuki Ali Basyah luncurkan buku ‘Polda Aceh Meutuah’

POPULARITAS.COM – Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, rabu (3/6/2026), resmi luncurkan bukunya....