Home Ekonomi ARC USK Ekspor Minyak Nilam 1 Ton ke Prancis
EkonomiNews

ARC USK Ekspor Minyak Nilam 1 Ton ke Prancis

Share
Seorang agen pengepul menimbang minyak nilam yang dibeli dari petani di sebuah tempat penjualan minyak di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. Hingga Sabtu (16/11/2019) harga jual minyak nilam hasil penyulingan tradisional tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp600 ribu per kilogram, setelah sebelumnya bertahan di harga Rp570 ribu per kilogram. (ANTARA/Teuku Dedi Iskandar)
Share

POPULARITAS.COM – Atsiri Research Center (ARC) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh memenuhi permintaan ekspor minyak nilam ke Prancis sebanyak 1 ton dalam 2021.

“Kita baru sekali ekspor minyak nilam melalui mitra Prancis, jumlahnya sebanyak 1 ton minyak,” kata Ketua ARC USK Dr Syaifullah Muhammad seperti dilansir laman Antara, Sabtu (23/10/2021).

Syaifullah mengatakan, ekspor minyak nilam tersebut juga berbarengan dengan minyak pala sekitar 1,2 ton, dan pengirimannya tidak melalui pelabuhan dari Aceh, melainkan lewat Belawan Provinsi Sumatera Utara.

Dikatakannya, untuk harga minyak nilam Aceh di pasar internasional saat ini berkisar antara 54 sampai 60 dolar AS per kilogram, atau setara dengan Rp765 ribu sampai Rp850 ribu per kilogramnya.

“Tetapi kalau untuk harga minyak nilam kita di Aceh masih sekitar Rp500 ribu sampai Rp600 ribu per kilogram, dan lebih mahal dari daerah lain di Indonesia,” ujarnya.

Syaifullah menyampaikan, harga minyak nilam Aceh saat ini cukup stabil sejak empat tahun terakhir, hal itu karena adanya ekosistem yang lebih sehat dan berkeadilan terhadap petani.

“Selama ini kita juga terus menjaga agar para petani, penyuling, pengumpul serta eksportir bisa mendapatkan margin keuntungan yang wajar,” katanya.

Dalam pengembangan nilam, kata Syaifullah, ARC USK Banda Aceh juga mulai menciptakan ekosistem baru dengan memproduksi produk turunan dari nilam tersebut, supaya terciptanya pelaku usaha baru.

“Kita juga mulai menciptakan ekosistem baru dari turunan nilam, sehingga muncul anak muda menjadi pelaku pada industri UMKM nilam,” demikian Dr Syaifullah.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Dampak Gempa NTT: 47 Orang Meninggal, 346 Rumah Rusak, hingga 5 Bandara Terdampak

POPULARITAS.COM – Gempa bermagnitudo 7,7 memberikan dampak cukup besar di beberapa wilayah...

News

Gempa Bumi M 6.4 Guncang Simalungun, Terasa Juga di Banda Aceh

  POPULARITAS.COM – Telah terjadi gempa bumi magnitudo (M) 6.4 di Kabupaten...

Jelang pelaksanaan MTQ ke-37 tingkat Aceh di Pidie Jaya, Pemkan renovasi kantor
News

Perayaan HUT RI ke-81 di Pidie Jaya kuras anggaran Rp1 miliar

POPULARITAS.COM – Gegap gempita sambut kemerdekaan RI, tak hanya milik warga. Tapi,...

News

Kepala BNPBB Sebut 38 Warga Tewas Akibat Gempa M 7,7 Flores

POPULARITAS.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Flores, Nusa...