Home Editorial Asa di Krueng Tingkuem Kuta Blang Bireuen
EditorialHeadline

Asa di Krueng Tingkuem Kuta Blang Bireuen

Share
Asa di Krueng Tingkuem Kuta Blang Bireuen
Personel TNI dari unit Zeni saat kerjakan jembatan darurat Kuta Blang, Jumat 26 Desember 2025. FOTO : HO popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Tak terbayangkan semua orang, jembatan kokoh di jalan lintas nasional Banda Aceh-Medan, ambruk dan tak bisa difungsikan. Banjir besar yang melanda Aceh pada 26 November 2025, ikut hanyutkan besi-besi kokoh penopang akses jalan penghubung dua provinsi itu. Denyut nadi perekonomian pun terhenti seketika.

Harga-harga barang melonjak tinggi, transportasi darat dari Medan ke Banda Aceh tak bisa melintas. Warga Pidie, Pidie Jaya, Banda Aceh, dan Aceh Besar berteriak, karna harga gas elpiji melambung, sejumlah bahan kebutuhan pokok tiba-tiba hilang di pasaran.

Wajar, sebab tak ada lagi truk-truk pengangkut kebutuhan masyarakat Aceh yang bisa melintas dari Medan ke Banda Aceh. Pun begitu, bantuan yang di drop dari Lanud Sultan Iskandar Muda, terpaksa harus diterbangkan dengan menggunakan helikopter. Jika pun lewat darat, hanya bisa didistribusikan di Pidie Jaya, salah satu kabupaten yang juga terdampak bencana.

Jembatan Krueng Tingkeum di Kuta Blang Bireuen, punya arti dan nilai stragegis. Keberadaannya sebagai penopang jalur distribusi dan rantai pasok pangan dan kebutuhan lainnya. Tiga puluh hari sudah jembatan itu tak bisa digunakan.

Sabtu 27 Desember 2025, kabar gembira datang dari lapangan. Kerja keras berbilang hari dan minggu dari tenaga teknis BPJN dan PUPR Aceh, serta dukungan TNI/Polri, jembatan darurat sepanjang 33 meter berhasil diselesaikan.

Jembatan Bailey berhasil disambungkan dari sisa rangka jembatan yang masih utuh. Sejak hari ini, truk bermuatan 30 ton, pejalan kaki, kenderaan roda dua dan empat pun sudah bisa melintasinya.

Tentu, rampungnya jembatan darurat itu, bawa harapan baru bagi percepatan pemulihan Aceh pascabencana.

Juru Bicara Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh, Murthalamuddin mengungkapkan bahwa, Murthalamuddin menyebutkan, pembangunan jembatan darurat tersebut dilaksanakan oleh PT Adhi Karya (Persero) dengan dukungan kontraktor lokal PT Krueng Meuh. Proyek ini mendapat pendampingan penuh dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), dengan dukungan personel TNI dan Polri.

Pulihnya jembatan Krueng Tingkuem, bagian dari upaya pemerintah pulihkan sistem perekonomian, mobilitas barang dan jasa sebagai ikhtiar penting percepatan pemulihan Aceh pascabencana. “Jembatan ini juga urat nadi ekonomi. Jadi, dengan berfungsinya, aktivitas perdangan barang dan jasa bisa segera bangkit kembali,” tandasnya.

Ya, sejak jembatan itu tak berfungsi, banyak persoalan yang muncul. Tantangan distribusi logistik yang terkendal, optimalisasi bantuan, hingga distribusi barang dan jasa serta manusia.

Berfungsinya jembatan darurat itu, membawa asa, bahwa Aceh bisa segera bangkit dan pulih dari kondisi bencana. Alhamdulillah (***EDITORIAL)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata AcehFeatureHeadline

Anoi Itam, jejak sejarah perang dunia ke-2 di Sabang

POPULARITAS.COM – Angin laut berembus dari arah Selat Malaka, menyapu pepohonan dan...

HeadlineSepakbola

Diminta jadi arsitek MU, Antonio Conte ajukan syarat

POPULARITAS.COM – Manajemen MU meminta secara resmi Antonio Conte, untuk menjadi arsitek...

Headline

Syarat LIVE di TikTok: Hal yang Perlu Diperiksa Sebelum Memulai Siaran

POPULARITAS.COM – Tidak semua pengguna TikTok langsung bisa melakukan siaran langsung. Ada...

EkonomiHeadline

Satu minggu, investor asing jual saham BCA, BMRI, dan BRI senilai Rp4,01 triliun

POPULARITAS.COM – Triliunan dana asing yang terpakir di sejumlah bank nasional, kurun...

Exit mobile version