Home News Bahas nasib tenaga non ASN di Pemerintah Aceh, Komisi II DPRA akan panggil Kepala BKA
News

Bahas nasib tenaga non ASN di Pemerintah Aceh, Komisi II DPRA akan panggil Kepala BKA

Share
Bahas nasib tenaga non ASN di Pemerintah Aceh, Komisi II DPRA akan panggil Kepala BKA
Wakil Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Rusyidi Mukhtar Jailani saat menerima ratusan tenaga non ASN. FOTO : popularitas.com/Fauzan
Share

POPULARITAS.COM – Wakil Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Rusyidi Mukhtar Jailani mengatakan pihaknya bakal mengundang Badan Kepegawaian Aceh pekan depan untuk membahas nasib tenaga non Aparatur Sipil Negara (ASN) yang belum diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu.

“Kami bersikap insya dalam minggu depan mengundang kembali dari BKA duduk bersama pimpinan dan komisi I DPR Aceh, untuk melihat kembali database bagi non ASB yang belum diangkat PPPK penuh,” kata Rusyidi Mukhtar Jailani saat menerima ratusan tenaga non ASN di gedung DPR Aceh, Selasa, 14 Januari 2025.

Sebelumnya diberitakan, Ratusan tenaga non Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi dalam lingkungan Pemerintah Aceh menggelar aksi demo di kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh. Mereka menuntut agar Pemerintah Aceh mengangkat mereka menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) penuh waktu.

Tuntutan kita hanya menuntut Pemerintah Aceh memprioritaskan Non ASN yang terdata database Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk diangkat PPPK penuh waktu,” kata Koordinator Aksi Mursal Mardiani dalam orasinya, Selasa (14/1/2025) di Banda Aceh.

Dalam orasinya, menurut Mursal bahkan ada tenaga non ASN yang telah mengabdi selama puluhan tahun, namun tidak mendapat kesempatan melalui formasi yang sesuai.

Mursal menyebutkan formasi yang dibuka sering kali tidak sesuai dengan kebutuhan instansi tempat mereka bekerja.

Mursal menyebutkan formasi yang dibuka sering kali tidak sesuai dengan kebutuhan instansi tempat mereka bekerja.

“Karena kawan-kawan kita sudah mengabdi puluhan tahun tidak mendapatkan formasi kita di sini tidak ada formasi, malah formasinya dibukanya di luar tidak dibuka di instansi masing-masing,” ujarnya.

Mursal menyebutkan, dari total kuota sekitar 9.000 orang hanya sekitar 2.900 tenaga non asn yang berhasil lolos. Oleh karena itu, menurut dia tes yang dilakukan BKN hanya formalitas. “Setelah pengumuman, banyak dari kami yang dinyatakan tidak lolos. Namun, setelah ada protes, tiba-tiba hasilnya berubah,” pungkasnya.

Share
Tulisan Terkait
EkonomiNews

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

POPULARITAS.COM – Polemik pengelolaan gas di Wilayah Kerja South Andaman oleh Mubadala...

News

Terjebak di Area Bekas Karhutla, 2 Orang Utan di Sampit Dievakuasi

POPULARITAS.COM – Dua orang utan berhasil diselamatkan tim gabungan Balai Konservasi Sumber...

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi
News

Gubernur Muzakir Manaf dan Ketua DPR Aceh rapat koordinasi bahas potensi bencana hidrometeorologi

POPULARITAS.COM – Ketua DPR Aceh Zulfadhli hadiri rapat koordinasi bersama Gubernur Aceh...

News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...