Home News Banda Aceh Tetap Berlakukan Sekolah Daring
News

Banda Aceh Tetap Berlakukan Sekolah Daring

Share
Cabdin Pendidikan Aceh, Sabang Gandeng IGI Latih Guru
FOTO ARSIP - Siswa MIN 5 Kota Banda Aceh mengikuti proses belajar secara daring di rumahnya setelah menerima materi pelajaran yang dikirim gurunya melalui whatsapp grup di Banda Aceh, Rabu (18/3/2020). (FOTO ANTARA/Khalis)
Share

BANDA ACEH (popularitas.com) – Wali kota Banda Aceh, Aminullah Usman menyatakan aktivitas belajar mengajar siswa setempat di tengah pandemi COVID-19 akan tetap berlangsung secara daring (online), seiring dimulainya tahun ajaran baru pada 13 Juli 2020.

“Sekolah di Banda Aceh tetap berlangsung secara daring,” katanya saat ditanya kebijakan pemerintah terkait aktivitas sekolah di tengah COVID-19, di Kota Banda Aceh, Selasa (7/7/2020) dilansir Antara.

Dia menjelaskan, pemerintah tidak ingin mengambil risiko terhadap para siswa yang beraktivitas di lingkungan sekolah saat pandemi COVID-19 masih merebak di provinsi paling barat Indonesia.

Sehingga, menurut dia, sistem belajar-mengajar juga harus dilanjutkan secara daring, mengingat Kota Banda Aceh juga masuk dalam kategori zona kuning penyebaran virus corona.

“Kita tidak bisa mengambil risiko anak-anak kembali ke sekolah. Mohon ini menjadi perhatian bersama,” katanya.

Menurut dia tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Banda Aceh juga belum dapat memberikan izin bagi masyarakat untuk beraktivitas secara luas dan masih harus tetap dibatasi kerumunannya.

“Kegiatan kemasyarakatan belum dapat diberi izin dalam jumlah besar, saat ini hanya kegiatan yang kita batasi. Namun, dalm hal ini kami terus mengevaluasi,” kata Aminullah Usman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Rachmat Fitri mengatakan pihaknya belum mengambil keputusan terkait sistem belajar di tengah COVID-19, dalam tahun ajaran baru di Tanah Rencong tersebut.

Menurut dia, tahapannya masih dalam proses pembahasan terkait mekanisme belajar mengajar siswa di tengah COVID-19, apakah dilakukan dengan cara bertatap muka atau secara daring.

“Belum ada keputusan dalam sistem belajar mengajar, kita masih membahasnya,” demikian Rachmat Fitri.[acl]

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

BPK RI beri WTP ke-11 untuk Pemkab Pidie

POPULARITAS.COM – Pemkab Pidie raih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas  laporan...

News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

Exit mobile version