Home News Begini tanggapan Google Indonesia terkait dengan pemalsuan data bisnis hotel-hotel di Aceh dan Indonesia
News

Begini tanggapan Google Indonesia terkait dengan pemalsuan data bisnis hotel-hotel di Aceh dan Indonesia

Share
Begini tanggapan Google Indonesia terkait dengan pemalsuan data bisnis hotel-hotel di Aceh dan Indonesia
Logo Google. ANTARA/Sizuka (Sizuka,)
Share

POPULARITAS.COM – Maraknya peretasan dan pemalsuan data sejumlah hotel dan usaha bisnis sektor pariwisata di Goole Maps, akhirnya perusahaan teknologi raksasa itu buka suara. Lewat keterangannya resminya, Google Indonesia mengatakan bahwa, peristiwa yang terjadi tersebut benar adanya.

Dalam pernyataan Google di platform media sosial X dengan akunnya @googleindonesia, Selasa, mereka menyatakan temuan tersebut benar adanya dan tim Google sedang bekerja untuk menangani masalah tersebut.

“Kebijakan kami dengan jelas menyatakan bahwa usulan perubahan dari pengguna harus berdasarkan informasi yang sebenarnya dan tim kami bekerja sepanjang waktu untuk melawan aktivitas yang melanggar kebijakan,” demikian bunyi pernyataan Google di X, Selasa.

Dalam pernyataan tersebut Google menyebutkan memang ada masalah teknis yang terjadi sehingga berdampak pada perubahan informasi di sejumlah profil Google bisnis.

Saat ini Google tengah mencoba menerapkan perbaikan untuk mencegah terjadinya kejadian yang serupa.

Tidak hanya itu, Google juga berkomitmen memulihkan informasi akurat dari profil-profil bisnis yang terdampak.

Peretasan akun Google Bisnis menimpa sejumlah penginapan di Aceh. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Aceh Almuniza Kamal meminta pemilik usaha pariwisata mengecek kembali alamat dan kontak bisnisnya untuk mencegah penipuan berlanjut. 

Pelaku peretasan mengubah alamat dan nomor kontak yang muncul saat pencarian di google. Penginapan yang dikabarkan menjadi korban peretasan tersebar di Banda Aceh, Sabang, Aceh Tengah dan sejumlah daerah lainnya.

Pelaku memakai nomor ponsel yang sama untuk beberapa hotel dan homestay yang ada di Banda Aceh. Selain itu. Peretas juga memberikan rekening sebuah bank bila ada yang melakukan reservasi.

“Kita meminta pelaku usaha pariwisata di Aceh mengupdate kembali alamat dan kontak bisnisnya, karena saat ini sedang marak diretasnya alamat dan no kontak usaha,” kata Almuniza, Selasa 13 Agustus 2024. 

Almuniza sudah mendengar informasi adanya peretasan itu sejak dua hari lalu. Dia mengaku banyak mendapatkan laporan dari pelaku usaha penginapan serta agen travel. 

Share
Tulisan Terkait
KesehatanNews

Kemenkes Ingatkan Bahaya Asap Karhutla, Anak-anak dan Ibu Hamil Rentan Terdampak

POPULARITAS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat di wilayah terdampak kebakaran hutan...

NewsSepakbola

Persiraja Ditahan Imbang di Kandang

POPULARITAS.COM – Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi poin setelah bermain imbang...

News

Sekjen PBB António Guterres Tiba di Indonesia untuk Bahas Isu Global

POPULARITAS.COM – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), António Guterres, tiba di...

News

Soroti Polemik Jilbab di Azerbaijan, Pengamat Ungkap Potensi Ekonomi Busana Muslim

POPULARITAS.COM – Industri jilbab dan busana Muslim atau modest fashion dinilai memiliki...