Home News BMKG minta masyarakat waspada gelombang tinggi di perairan Aceh
News

BMKG minta masyarakat waspada gelombang tinggi di perairan Aceh

Share
BMKG minta masyarakat waspada gelombang tinggi di perairan Aceh
Ilustrasi, cuaca buruk Ternate akibat cuaca buruk sejumlah kapal tidak dapat bersandar di Pelabuhan Ahmad Yani, Ternate, Maluku Utara, Senin (5/8). Cuaca buruk itu disebabkan hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Ternate dan sekitarnya sehingga mengakibatkan gelombang laut yang tinggi serta terganggunya jarak pandang. (ANTARA FOTO/Fataha)
Share

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat untuk waspada gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 10-11 Oktober 2022.

“Waspada gelombang tinggi hingga empat meter di sejumlah perairan Indonesia,” ujar Kepala Pusat Meteorologi Maritim, BMKG, Eko Prasetyo yang dikonfirmasi di Jakarta, Senin (10/10/2022).

Ia mengemukakan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Tenggara-Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Timur-Tenggara dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di perairan Kep. Anambas-Kep. Natuna, Selat Makassar bagian utara, dan Laut Banda.

Kondisi itu, lanjut dia, menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter di perairan barat Aceh-Kep. Mentawai, perairan timur P. Simeulue, perairan Bengkulu, Teluk Lampung bagian selatan, Selat Sape bagian selatan, Selat Sumba bagian barat, perairan selatan P. Sumba-P. Sawu, Laut Sawu, perairan selatan P. Rotte-Kupang, Samudra Hindia Selatan NTT.

Kemudian, Laut Natuna Utara, perairan Kep. Anambas-Kep. Natuna, Laut Sulawesi bagian barat, perairan Timur Kep. Wakatobi, Laut Banda bagian timur, perairan selatan Kep. Tanimbar, perairan selatan Kep. Kai-Kep. Aru, Laut Arafuru.

Untuk gelombang di kisaran lebih tinggi di kisaran 2,5-4 meter, ia menyampaikan, berpeluang terjadi di perairan utara Sabang, perairan barat Aceh-Kep. Mentawai, perairan P. Enggano, perairan barat Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan P. Jawa-P. Sumbawa, Selat Bali, Lombok, Alas Bagian Selatan, Samudra Hindia Selatan Jawa-NTB.

Untuk itu, Eko mengingatkan agar diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran seperti perahu nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 m), kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), kapal ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 m).

Kemudian, kapal Ukuran Besar seperti kapal kargo/kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 m).

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” kata Eko Prasetyo. (ant)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
InternasionalNews

Wali Kota Prancis Dipukuli Warga Israel di Tepi Barat

POPULARITAS.COM – Wali Kota Aulnoye-Aymeries, Prancis, Bernard Baudoux, dipukuli pemukim Israel saat...

News

Indonesia dan Malaysia Kompak Batasi Media Sosial bagi Anak di Bawah 16 Tahun

POPULARITAS.COM – Indonesia dan Malaysia menunjukkan kesamaan sikap dalam memperkuat perlindungan anak...

InternasionalNews

Sempat Dirumorkan Meninggal, Kim Jong-un Muncul di Pameran Mode Korut

POPULARITAS.COM – Rumor mengejutkan sempat menghebohkan dunia maya setelah beredar kabar mengenai...

EkonomiNews

70 Persen Masyarakat Masih Belum Konsisten Merawat Rupiah

POPULARITAS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat baru 30 persen masyarakat di Aceh...