Home News BPBA ingatkan bahaya bibit siklon tropis 94W di barat laut Aceh
News

BPBA ingatkan bahaya bibit siklon tropis 94W di barat laut Aceh

Share
Warga Simeulue diminta waspada cuaca ekstrem
Ilustrasi cuaca buruk, foto: shutterstock
Share

POPULARITAS.COM – Masyarakat Aceh diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah perubahan cuaca yang terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Hal itu terkait terdapatnya bibit siklon tropis 94W di Samudera Hindia Utara atau sekitar barat laut Aceh yang berpotensi terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, serta dapat menyebabkan bencana banjir dan longsor.

Imbauan tersebut disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Ilyas dalam keterangannya, Jumat (3/12/2021) malam.

Pria yang akrab disapa Abi Ilyas ini menambahkan, imbauan untuk mewaspadai cuaca buruk itu dikeluarkan berdasarkan informasi siaga bencana hidrometeorologi yang dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatolgi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh kepada Gubernur Aceh pada 1 Desember.

Informasi siaga bencana itu berlaku tanggal 2, 3, dan 4 Desember 2021.

“Sebagaimana disebutkan BMKG, berdasarkan pantauan AoM TCWC (Tropical Cyclone Warning Centre) Jakarta, terdapat potensi daerah tekanan rendah atau bibit siklon tropis 94W di Samudera Hindia Utara atau sekitar Barat Laut Aceh dengan kecepatan angin di pusatnya mencapai 20 Knots dan tekanan udara 1007 MB, bergerak ke arah Barat-Barat Laut,” ujar Ilyas.

Bibit siklon 94W itu disebut membentuk daerah belokan angin (shearline) yang memanjang di pesisir barat hingga selatan Aceh, yaitu meliputi Banda Aceh, Aceh Besar, Sabang, Aceh Jaya.

Kemudian, Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, dan Simeulue dan daerah pertemuan angin (konvergensi) di Selat Malaka sebelah Timur Aceh.

“Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan-awan konventif, yang dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang, di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut,” ujar Abi Ilyas.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...