Home News Edukasi Bupati Sibral Galakkan Progran Antar dan Dampingi Anak Masuk Sekolah
EdukasiNews

Bupati Sibral Galakkan Progran Antar dan Dampingi Anak Masuk Sekolah

Share
Dok. Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi membagikan perlengkapan sekolah kepada anak-anak penyintas bencana banjir bndang, beberapa waktu lalu. Foto : Nurzahri | popularitas.com
Share

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, mulai menggalakkan program orang tua dampingi anak masuk sekolah di hari Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun 2026.

Program antar dan dampingi siswa  masuk sekolah hari MPLS oleh wali murid itu diterapkan dalam upaya mewujudkan pendidikan ceria dan menyenangkan untuk anak di wilayah setempat.

Penerapan pogram tersebut dituangkan dalam surat edaran Bupati Nomor: 400.3.1/342

Tentang Gerakan Mendampingi dan Mengantar Anak pada Hari Pertama Sekolah Tahun Ajaran 2026-2027.

Bupati Syibral Menyebutkan, penerapan kebijakan tersebut merupakan bagian dari dukungan atas Permendikdasmen No 12 Tahun 2026 Tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah.

Oleh karena itu, dirinya memiliki perspektif bahwa perlu membangun sinergi yang solid antara lingkungan keluarga dengan penyelenggaran negara, dan pendidikan.

“Langkah ini krusial untuk melahirkan ekosistem belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menggembirakanbagi murid sejak hari pertama mereka melangkah ke sekolah,” kata Bupati Syibral dalam keterangannya kepada popularitas.com, Minggu (12/7/2026).

Dalam upaya memastikan program antar dan dampingi anak di hari perdana masuk sekolah berjalan lancar, ia bahkan telah memerintahkan jajaran satuan pendidikan untuk dapat mengkondisikan lingkungan sekolah serta menyampaikan ke wali murid.

Bahkan SE tersebut juga disampaikan ke unsur Forkopimda, intansi vertikal, TNI, Polri, BUMN, BUMD serta perusahaan swasta di Pidie Jaya.

Tujuannya hanya satu, agar terbangun interaksi dan kemitraan yang kuat antara penyelenggaran pendidikan dengan wali murid.

Mengantar anak di hari perdana tahun anjaran 2026-2027 bukan hanya sebatas antar sampai ke gerbang sekolah. Namun para orang tua juga ikut mendampingi anak ke lingkungan sekolah guna bisa mengenali wali kelas para guru anak serta Kepala sekolah.

“Interaksi awal ini sangat diperlukan guna membangun komunikasi yang harmonis, menciptakan ruang kolaborasi, serta menyelaraskan pembinaan karakter anak antara di rumah dan di sekolah,” pungkasnya.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
Ricuh pertandingan sepak bola, Bendahara JMSI Aceh Utara alami pemukulan oleh dua anggota TNI
News

Ricuh pertandingan sepak bola, Bendahara JMSI Aceh Utara alami pemukulan oleh dua anggota TNI

POPULARITAS.COM – Haiqal Alfikiri, Bendahara JMSI Aceh Utara-Lhokseumawe, alami cidera serius, dan...

News

Dibeli pakai uang negara miliran, Mobil operasional Damkar ‘dikuasai’ Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Pidie

POPULARITAS.COM – Mobil operasional jenis Fire Jeep, milik Pemkab Pidie yang diperuntukan...

InternasionalNews

Kondisi Kesehatan Raja Norwegia Memburuk, Keluarga Batalkan Semua Agenda

POPULARITAS.COM – Raja Harald dari Norwegia yang berusia 89 tahun dilaporkan berada...

EdukasiNews

Manuskrip Al-Qur’an 180 Tahun dari Aceh Didigitalisasi

POPULARITAS.COM – Sebuah manuskrip Al-Qur’an berusia sekitar 180 tahun yang merupakan peninggalan...