Home Internasional Cara Unik London Atasi Banjir, Datangkan Berang-berang yang Punah sejak Abad Ke-17
InternasionalNews

Cara Unik London Atasi Banjir, Datangkan Berang-berang yang Punah sejak Abad Ke-17

Share
Banjir landa banyak area di London. Poto : HO | Dtk
Share

POPULARITAS.COM – Sebuah wilayah di London Barat, Inggris, yang selama bertahun-tahun menjadi langganan banjir kini menemukan solusi unik yang tak terduga.

Alih-alih menggunakan beton dan mesin berat, otoritas setempat justru memanfaatkan bantuan hewan yang telah punah di Inggris selama 400 tahun, yaitu berang-berang.

Tepatnya di Ealing, sebuah distrik di London Barat, proyek penataan lingkungan berbasis alam  berhasil mengubah kawasan perkotaan yang padat menjadi lahan basah alami. Hasilnya luar biasa, masalah banjir tahunan yang kerap melumpuhkan wilayah tersebut berhasil diatasi untuk pertama kalinya dalam satu dekade.

Kawasan Ealing awalnya merupakan area sibuk yang dikelilingi jalanan padat, polusi, pusat perbelanjaan, hingga restoran cepat saji.

Namun, setiap kali hujan deras turun, wilayah ini selalu dilanda banjir parah. Air luapan biasanya merendam jalan-jalan lokal dan menggenangi Stasiun Bawah Tanah Greenford.

Untuk mengatasi masalah mitigasi banjir kronis ini, pemerintah setempat awalnya berencana membangun proyek teknik sipil tradisional, yaitu mengeruk waduk buatan menggunakan alat berat dan beton. Namun, sekelompok konservasionis lokal menawarkan ide alternatif yang jauh lebih ramah lingkungan. “Mengapa kita tidak mencoba solusi berbasis alam? Mengapa kita tidak mendatangkan kembali berang-berang?” kata Sean McCormack, seorang dokter hewan, konservasionis satwa liar sekaligus pemimpin proyek di Ealing Beaver Project, dikutip dari CNN, Kamis (18/6/2026).

Pada tahun 2023, proyek ini memindahkan satu keluarga yang terdiri dari lima ekor berang-berang liar ke kawasan seluas 24 hektar di Ealing bernama Paradise Fields. “Kawasan itu dulunya seperti ruang yang terlupakan dan terabaikan,” ujar McCormack menggambarkan kondisi awal lahan tersebut.

Cara kerja berang-berang sebagai insinyur alami

Berang-berang liar sendiri diketahui telah punah di Inggris sekitar 400 tahun yang lalu. Hewan ini punah akibat diburu secara masif oleh manusia demi diambil bulu, daging, dan sekresi kelenjar aroma mereka yang berbau mirip vanila untuk bahan penyedap makanan serta parfum.

Kini, reintroduksi berang-berang menjadi tren populer di Inggris karena kemampuan mereka sebagai “insinyur alam” yang luar biasa dalam memulihkan ekosistem dan mengatasi dampak perubahan iklim.

Berang-berang memiliki gigi kuat yang diperkaya dengan zat besi, memberikan warna oranye yang mencolok. Gigi ini mampu mengerat batang pohon dan kayu untuk membangun bendungan alami.

Bendungan tersebut menciptakan waduk kecil yang menjadi tempat perlindungan mereka dari predator sekaligus berfungsi sebagai pengendali banjir bagi manusia.

Saat hujan deras, bendungan berang-berang mengubah lanskap menjadi seperti spons yang menyerap air, sehingga mengurangi volume air yang mengalir ke hilir. Selain membuat bendungan, hewan pengerat semi-akuatik ini juga menggali kanal-kanal air.

Emily Fairfax, seorang asisten profesor geografi di University of Minnesota yang mengamati fenomena ini, menjelaskan keunikan saluran air buatan berang-berang tersebut. “Seperti aliran air mikro yang memancar keluar dari kolam mereka ke seluruh dasar lembah, menyerupai jaring laba-laba air,” kata Fairfax. “Hal ini semakin memitigasi kerusakan akibat banjir dengan menyebarkan air banjir ke area yang lebih luas.”

Lebih jauh, lahan basah yang diciptakan berang-berang tidak hanya efektif sebagai solusi banjir, tetapi juga sangat berguna saat musim kemarau karena airnya dapat merembes ke area kering di sekitarnya.

Bahkan, kawasan ini menjadi benteng pertahanan dari kebakaran hutan karena tanahnya terlalu basah untuk terbakar. Fairfax menambahkan, ada lelucon populer di kalangan ilmuwan lingkungan. “Jika Anda punya masalah (lingkungan), maka berang-berang adalah solusinya,” kelakar Fairfax

Keberhasilan nyata setelah satu dekade Proyek rewilding di London Barat ini terbukti sukses besar. Memasuki musim dingin kedua sejak berang-berang dilepaskan, tidak ada lagi banjir yang terjadi di area target untuk pertama kalinya dalam sepuluh tahun terakhir.

Poto : HO | ZMF

Saat ini, populasi berang-berang di Paradise Fields telah berkembang menjadi delapan ekor, ditambah dengan kelahiran bayi berang-berang baru pada musim semi lalu. Jumlah pasti bayi berang-berang ini baru akan diketahui setelah mereka keluar dari sarangnya akhir bulan ini. Kehadiran mamalia ini juga menciptakan mosaik habitat baru yang memicu kedatangan satwa liar lainnya, seperti berbagai jenis burung, kupu-kupu, kelelawar, hingga udang air tawar dan ikan.

Meski sukses di Ealing dan mulai banyak diterapkan di Amerika Serikat bagian Barat, reintroduksi berang-berang tidak bisa dilakukan di sembarang tempat. Diperlukan pasokan makanan, air, dan ruang yang cukup. Selain itu, masyarakat sekitar harus siap menerima kehadiran hewan ini serta memiliki rencana darurat jika bendungan mereka mulai mengganggu infrastruktur manusia.

Hidup berdampingan di tengah kota Di Ealing, masyarakat justru menyambut hangat kehadiran “tetangga” baru mereka, si berang-berang. Kawasan Paradise Fields kini ramai dikunjungi warga lokal yang ingin melihat berang-berang secara langsung. Banyak anak sekolah, warga yang pulang kerja, hingga kelompok pencinta lingkungan yang mengikuti tur “safari berang-berang” di tengah kota.

Kawasan perkotaan yang padat mungkin bukan tempat yang lazim untuk proyek pemulihan alam liar, tetapi membawa kembali alam ke pusat kota terbukti memberikan manfaat yang sangat besar bagi manusia dan lingkungan.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Anggota DPR Setuju Motor Listrik SPPG Dihibahkan ke Guru Honorer

POPULARITAS.COM – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Yahya Zaini menyatakan setuju...

EkonomiNews

Wilayah 3T di Aceh Jadi Sasaran BI Kirim Uang Baru

POPULARITAS.COM –  Bank Indonesia (BI) mendistribusikan uang Rupiah layak edar ke sejumlah...

NewsOlahraga

Mengenal Trio Maskot Piala Dunia FIFA 2026 Penuh Warna

POPULARITAS.COM – Ada 3 sosok yang memberikan perbedaan pada piala dunia 2026...

News

BGN Terbitkan Surat Edaran Penghentian Sementara MBG Saat Hari Libur

POPULARITAS.COM –  Badan Gizi Nasional (BGN) menerbitkan Surat Edaran Nomor 12 Tahun...

Exit mobile version