Home News Dana Tunggu Hunian Korban Bencana Mulai Dicairkan
News

Dana Tunggu Hunian Korban Bencana Mulai Dicairkan

Share
Share

POPULARITAS.COM – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan dana tunggu hunian untuk korban bencana yang tinggal mengungsi di rumah kerabat atau saudaranya mulai dicairkan.

Kepala BNPB Suharyanto di Banda Aceh, Kamis, mengatakan dana tunggu hunian tersebut sebesar Rp600 ribu per kepala keluarga (KK) untuk setiap bulannya. Dana tersebut diberikan untuk korban bencana yang tidak tinggal di hunian sementara.

“Pemerintah mulai besok mencairkan dana tunggu hunian sebesar Rp600 ribu per KK setiap bulan. Dana ini diberikan kepada masyarakat korban bencana yang tidak tinggal di hunian sementara, tetapi ditampung di rumah kerabat atau saudaranya,” kata Suharyanto.

Ia mengatakan dana tunggu hunian tersebut disalurkan tidak melalui mekanisme manual, tetapi ditransfer langsung ke rekening penerima melalui bank pemerintah yang ada di Provinsi Aceh.

Tahap awal, kata dia, dana tunggu hunian yang disalurkan untuk Desember 2025, Januari dan Februari 2026. Dana tunggu hunian diberikan hingga ada hunian tetap bagi korban bencana.

Terkait data penerima dana tunggu hunian, Suharyanto mengatakan masih dalam proses pendataan. Namun, di beberapa kabupaten kota ada yang sudah terdata masyarakat korban bencana yang ditampung di rumah kerabat maupun saudara.

“Penyaluran dana tunggu hunian ini tidak menunggu semuanya terdata. Kalau ada 10, 100, atau 1.000, langsung ditransfer. Sebab, datanya dinamis dan yang mendata langsung dari lapangan,” kata Suharyanto.

Menyangkut pembangunan hunian sementara, Suharyanto mengatakan sudah mulai dibangun. Pembangunan hunian sementara tidak terfokus pada satu titik, tetapi juga bisa lokasi rumah masyarakat yang rusak berat atau hilang akibat bencana banjir.

“Banyak masyarakat korban bencana menginginkan pembangunan hunian sementara di lokasi tempat tinggal asalnya karena mereka tidak ingin jauh dari kampung atau rumah awalnya. Dan keinginan ini tentu diakomodir,” kata Suharyanto.

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version