Home Ekonomi DPPKP Pastikan Daging Meugang di Banda Aceh Aman Dikonsumsi
EkonomiNews

DPPKP Pastikan Daging Meugang di Banda Aceh Aman Dikonsumsi

Share
Harga Daging Sapi di Aceh Besar Stabil Jelang Idul Fitri
Pedagang daging Mak Meugang. (Munir)
Share

POPULARITAS.COM – Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kota Banda Aceh menurunkan tim pemeriksaan kesehatan daging meugang menyambut Idul Adha ke sejumlah pasar daging di kota setempat.

“Tim yang kita turunkan untuk melakukan pemeriksaan daging meugang ini berjumlah 20 orang, yaitu dokter hewan dan mahasiswa program pendidikan dokter hewan USK, dan petugas lainnya,” kata Kabid Pertanian dan Peternakan DPPKP Banda Aceh Zulfadhly seperti dilansir laman Antara, Senin (19/7/2021).

Zulfadhly mengatakan, tim pemeriksaan kesehatan tersebut tidak hanya melakukan pemantauan ke pasar daging meugang, melainkan juga mengawasi sapi-sapi dari rumah pemotongan hewan (RPH).

Sejauh ini, kata Zulfadhly, berdasarkan laporan tim lapangan belum ditemukan adanya daging yang bermasalah dengan kesehatan, atau semua yang diperjualbelikan di pasaran aman untuk dikonsumsi, sama seperti tahun sebelumnya.

“Kondisi ini juga berbanding lurus dengan kearifan lokal Aceh, karena saat hari meugang itu yang dipotong pasti sapi pilihan yang telah dipersiapkan jauh-jauh hari,” ujarnya.

Zulfadhly menyebutkan, kalaupun dalam pemeriksaan kesehatan hanya menemukan adanya cacing di bagian hati itu cukup dipisahkan saja, karena pada dasarnya tidak mengganggu daging yang dikonsumsi.

“Selama ini kita juga membantu obat cacing, vitamin kepada peternak, serta manajemen pakan yang baik. Pemeliharaan itu mempengaruhi kualitas sapi, kalau sapinya sehat maka dagingnya pasti sehat,” kata Zulfadhly.

Dirinya menegaskan bahwa pemeriksaan daging ini akan terus dilakukan hingga pelaksanaan penyembelihan hewan kurban saat hari raya Idul Adha mendatang.

Sementara itu, Drh Rita Zahara menyampaikan bahwa sejauh pengawasan yang mereka lakukan belum ditemukan adanya daging yang bersamalah dengan kesehatan hingga tak layak konsumsi.

“Tidak ada yang mengkhawatirkan, dilihat dari dagingnya, hati, paru-parunya dan ususnya sejauh ini tidak ada masalah, semuanya sehat dan layak konsumsi,” kata Rita.

Rita juga menegaskan, jika nantinya ditemukan seperti adanya cacing hati, maka kondisi tersebut bukan sebuah permasalahan, cukup dibersihkan saja, karena itu tidak membahayakan.

Untuk diketahui, dalam rangka menyambut tradisi meugang Idul Adha tahun ini, pemerintah setempat telah menetapkan lima pasar daging yakni di kawasan Beurawe, Ulee Kareng, pasar Al Mahirah, Darussalam, Setui, serta di Gampong Ateuk. Semua pasar daging itu berada dalam pengawasan tim dokter hewan DPPKP Banda Aceh.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Mendagri Prihatin dengan OTT Kepala Daerah, Padahal Sudah Ikut Retret

POPULARITAS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku prihatin dengan fenomena...

NewsSosial dan Budaya

Kolaborasi Pemerintah Aceh, BPMA, dan Medco Tanam 1.000 Mangrove

POPULARITAS.COM – Pemerintah Aceh bersama Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) serta industri...

News

Samsat Banda Aceh : Seluruh Pelayanan Resmi Pajak  Dipastikan Gratis, Jangan Pakai Calo!

POPULARITAS.COM – Kepala Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, mengimbau seluruh masyarakat agar...

News

Bongkar Pasang Kepala SKPK Pidie oleh Sarjani

POPULARITAS.COM – Bupati Pidie, Sarjani Abdullah, merombak sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat...

Exit mobile version