Home News DPRA Minta Gubernur Cari Solusi Terkait Pilkada Aceh 2022
NewsPolitik

DPRA Minta Gubernur Cari Solusi Terkait Pilkada Aceh 2022

Share
Ilustrasi Pilkada. (Foto: Antara)
Share

POPULARITAS.COM – Komisi I DPRA meminta Gubernur Nova Iriansyah tidak buang badan terkait dengan dinamika dan permasalahan Pilkada Aceh 2022. Jika ada masalah, DPRA menilai Nova Iriansyah harus berada di garda terdepan mencari solusi agar pilkada tetap terlaksana.

“Ingat, pilkada itu hajat seluruh rakyat Aceh dalam rangka pergantian kepemimpinan daerah. Jadi, jangan seolah-olah agenda pilkada hanyalah hajat dan kepentingan DPRA semata,” ujar Ketua Komisi I DPR Aceh, Tgk M. Yunus dalam keterangannya, Senin (8/2/2021).

Politikus Partai Aceh itu menjelaskan, secara konstitusi tanggung jawab terbesar terlaksananya pilkada di Aceh berada di ranah Pemerintah Aceh. Terutama soal penyedian dan keabsahan penggunaan anggaran.

“Sementara kami di DPRA hanya menjalankan fungsi pengawasan agar poin-poin UUPA terimplementasi dalam pelaksanaan Pilkada Aceh,” ucap Yunus.

“Bahkan yang lebih menyedihkan, kami mendengar sampai hari ini gubernur belum menerima KIP Aceh secara resmi untuk menerima penetapan jadwal pilkada yang telah ditetapkan, walau KIP sudah menyurati gubernur beberapa kali,” tambah dia.

Oleh karena itu, Yunus mendesak Gubernur Aceh untuk segera duduk bersama dengan DPRA dan KIP, guna mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi.

Gubernur Aceh, kata Yunus, juga perlu mengadakan rakor dengan bupati dan wali kota untuk menyamakan persepsi dan membuat kesepakatan bersama terkait agenda pilkada. Sehingga antara Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Jika permasalahannya terkait dengan kendala regulasi dan kebijakan pemerintah pusat, mari bersama-sama kita menghadap Mendagri dan Komisi 2 DPR RI untuk berkoordinasi. Dan Pak Nova harus hadir dan memimpin sendiri upaya lobi-lobi tersebut,” ujarnya.

Yunus menginkan agar isu pilkada tidak terus menerus sekedar jadi wacana liar di ruang publik. Menururnya, hal ini merupakan kewajiban Pemerintah Aceh dan DPRA untuk memperjuangkannya dalam sistem.

“Jika Pemerintah Aceh dan DPRA kompak, insyaAllah agenda pilkada akan tetap terlaksana pada tahun 2022,” tutur Yunus.

Editor: dani

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Terima WTP dari BPK RI, Bupati Abdya : Bukti tata kelola keuangan transparan

POPULARITAS.COM – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kembali menorehkan prestasi membanggakan...

InternasionalNews

Demo Guru di Meksiko Jelang Piala Dunia: Urusan Kami Lebih Penting dari Sepak Bola

POPULARITAS.COM – Jelang dimulainya Piala Dunia 2026, situasi di ibu kota Meksiko...

News

BMKG: Aceh Masih Berpotensi Dilanda Hujan Lebat hingga Angin Kencang

POPULARITAS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I...

InternasionalNews

Kebakaran Hotel Tewaskan 21 Orang di India, Mayoritas Warga Asing

POPULARITAS.COM – Kebakaran hebat melanda sebuah hotel di New Delhi pada Rabu...

Exit mobile version