Home News Dua Ruko di Pijay Dibobol Maling, Pelaku Juga Bawa Kabur Kotak Amal
News

Dua Ruko di Pijay Dibobol Maling, Pelaku Juga Bawa Kabur Kotak Amal

Share
Ruko yang dibobol maling. (Popularitas/Nurzahri)
Share

Dua unit rumah toko (Ruko) di Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya dibobol. Dalam aksinya pelaku juga membawa kabur uang sekitar Rp 30 juta.

Peristiwa pembobolan dua ruko, yang berdempetan di pusat perbelanjaan alat-alat pertanian dan toko jual beli aksesoris di Gampong Keude Meureudu, Pidie Jaya itu terjadi pada Selasa (15/12/2020) sekira pukul 04.30 WIB.

Teuku Mirza (51) pemilik usaha jual beli alat-alat pertani Dayah Coy yang dibobol maling dini hari menyebutkan, ia mengalami kerugian sebesar Rp 20 juta.

Uang itu meliputi kas usaha jual beli alat-alat produksi pertanian sekitar Rp 17 juta lebih dan satu celengan masjid yang berisikan duit sumbangan berkisar Rp 2 juta lebih.

“Iya toko kemalingan. Saya baru mengetahui begitu anak saya membuka toko sekitar pukul 06.30 pagi,” kata T Mirza, Selasa (15/12/2020).

Dalam melancarkan aksi pencurian tersebut, para maling diduga naik melalui toko samping yang berjualan aksesoris usai terlebih dahulu menjarah uang dan barang di dalam toko aksesoris itu.

“Sepertinya mereka naik melalui toko samping ini, dan membobol jendela belakang toko saya,” ungkapnya.

Dalam aksi pembobolan tersebut, pelaku hanya mengambil uang kas usahanya yang disimpan di dalam ruangan khusus yang berkontruksikan kaca hitam.

“Maling mengambil uang dalam ruangan itu dengan memecahkan kaca ruangan tempat saya menyimpan uang. Itu masih ada bekas darahnya,” ujarnya.

Sedangkan alat-alat pertanian lainnya sama sekali tidak dijarah maling, hanya sebatas di acak-acak. Celakanya lagi maling tersebut, selain mengambil duit miliknya, juga menjarah celengan Masjid yang rencananya akan segera diambil oleh pihak panitia.

Sementara itu, pria pelaku usaha jual beli aksesoris salah satu korban pencurian lainnya mengaku kehilangan uang sekitar Rp 8,5 juta yang disimpan di tokonya.

Selain duit, sejumlah barang dagangan seperti halnya, sekitar 6 unit  jam tangan yang dijual perunit Rp 500 ribu, dompet, sabuk pinggang yang di susun di dalam etalase rak kaca juga raib dijarah maling.

Editor: dani

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...