Home News Eks Panglima GAM serukan rakyat Aceh ulurkan tangan untuk Libya
News

Eks Panglima GAM serukan rakyat Aceh ulurkan tangan untuk Libya

Share
Anggota tim SAR dari tentara Mesir membawa jenazah korban di lokasi yang porak poranda akibat dihantam badai dan hujan deras di Derna, Libya, Rabu (13/9/2023) waktu setempat. (ANTARA FOTO/Reuters/Ahmed Elumami/nym)
Share

POPULARITAS.COM – Mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang juga Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Muzakir Manaf alias Mualem meminta rakyat Aceh dapat mengulurkan tangan terhadap musibah banjir bandang yang dilanda Libya.

“Kita sampaikan duka mendalam kepada rakyat Libya. Khususnya kepada penduduk Kota Derna, Libya Timur, yang saat ini sedang dilanda musibah banjir bandang,” kata Mualem, dikutip dari laman Antara, Kamis (14/9/2023).

Libya Timur dilanda banjir bandang sejak beberapa hari lalu. Jumlah korban jiwa akibat banjir dahsyat yang menerjang Kota Derna itu kini menjadi 3.060 orang, sementara 5.200 lainnya masih hilang.

Jumlah korban jiwa kemungkinan jauh lebih tinggi, karena operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung, jenazah terus ditemukan dari berbagai lokasi di kota itu.

Sebagai negara sahabat, kata Mualem, Libya memiliki tempat khusus di dalam hatinya dan seluruh seluruh jajarannya di Partai Aceh dan Komite Peralihan Aceh (KPA) atau para eks kombatan GAM. Apalagi Libya juga ikut membantu Aceh saat diterjang Tsunami 2004 silam.

“Semoga mendapatkan kemudahan dan keselamatan kepada korban yang masih hilang maupun kepada warga yang selamat, serta diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” ujarnya.

Karena itu, mantan Wakil Gubernur Aceh itu juga menghimbau kepada seluruh rakyat Aceh khususnya jajaran PA/KPA untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT serta ikut berkontribusi secara nyata melalui pengumpulan dana.

“Nantinya dana yang terkumpul tersebut dapat disalurkan kepada rakyat Libya yang terkena musibah. Apalagi kita mengingat dengan sangat jelas bahwa Libya juga termasuk salah satu negara yang turut membantu Aceh ketika tertimpa musibah Tsunami,” demikian Mualem.

Banjir dahsyat itu dipicu oleh badai Mediterania di Libya timur pada Ahad, mengakibatkan banjir meluas dan kerusakan ekstensif pada infrastruktur di sepanjang jalurnya.

Presiden Dewan Kepresidenan Libya Mohamed Menfi, pada Senin (11/9), mendesak bantuan internasional untuk menangani dampak banjir tersebut, menyatakan kota Derna, Al Bayda, dan Shahhat sebagai daerah-daerah yang sangat membutuhkan bantuan.

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
HukumNews

KPK Tetapkan Bupati Klaten dan Kepala BPK Jawa Tengah sebagai Tersangka Korupsi

KPK Tetapkan Bupati Klaten dan Kepala BPK Jawa Tengah sebagai Tersangka Korupsi...

News

Prabowo Ulang Tahun Ke-75

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto genap berusia 75 tahun pada Sabtu (17/10/2026)....

InternasionalNews

Baru 5 Hari Kerja, Sekretaris Pers Donald Trump Dipecat

POPULARITAS.COM –  Sekretaris pers Gedung Putih Katie Zacharia dipecat, padahal baru lima...

News

4 Petugas Meninggal saat Padamkan Karhutla di Bromo

POPULARITAS.COM – Empat petugas meninggal saat memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla)...