Home Hukum Empat Pengedar Ganja Asal Aceh Diganjar Upah Rp50 Juta
HukumNews

Empat Pengedar Ganja Asal Aceh Diganjar Upah Rp50 Juta

Share
Empat pengedar ganja asal Aceh ditangkap oleh tim Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan di Griya Nira, Jalan Nimun Raya No 32, Tanah Kusir, Kebayoran Lama, petugas juga menyita barang bukti ganja seberat 374 kg, Senin (30/12/2019) (ANTARA/Laily Rahmawaty)
Share

JAKARTA (popularitas.com) – Empat pengedar ganja asal Aceh yang ditangkap Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan mengaku dijanjikan upah Rp50 juta dari penjualan 374 kg ganja yang mereka bawa.

Pengakuan ini diungkapkan oleh HG satu dari empat tersangka yang ditangkap jajaran Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan dalam ekspose di Maporlestro Jakarta Selatan Senin, 30 Desember 2019.

“Saya sama Abu dikasih Rp50 juta berdua,” kata HG saat diintrogasi oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Bastoni Purnama.

Upah yang dijanjikan belum dikantongi, HG dan tiga rekannya yakni berinisial IR, TY dan IRF. HG keburu ditangkap tim Satnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan.

HG mengaku baru pertama kali membawa ganja dari Aceh ke Jakarta, ia mendapatkan barang dari orang inisial I berdomisili di Aceh yang masih dalam daftar pencarian orang (DPO). Narkoba golongan satu tersebut diambil dari Kecamatan Samahani, Aceh Besar.

“Saya tidak beli tapi sudah dibuatkan, dan disuruh bawa ke Jakarta,” kata pemuda 22 tahun tersebut.

Rencana pengendaran ganja yang dilakukan empat orang pengedar jaringan Aceh tersebut terendus oleh Polres Metro Jakarta Selatan yang sudah melakukan pengintaian sejak beberapa waktu.

Jaringan pengendar asal Aceh tersebut mengirimkan ganja siap edar tersebut dari Aceh ke Jakarta melalui jalur darat menggunakan jasa ekspedisi.

Ganja disimpan dalam kardus sebanyak tujuh kardus, setiap satu kilogram dibungkus dengan lakban kuning.

Petugas menangkap keempatnya saat mobil kargo yang bermuatan ganja tersebut tiba di tempat kejadian perkara yakni Griya Nira No 32 Jalan Nimun Raya Kelurahan Tanah Kusir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa (24/12).

Keempatnya kini ditahan di Mapolres Metro Jakarta Selatan, dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) sub 111 ayat (2) jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, subsider Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan ancaman seumur hidup atau minimal 20 tahun penjara.* (ANT)

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
EkonomiNews

Misi Dagang Aceh-Jatim Catat Transaksi Rp1,079 Triliun

POPULARITAS.COM  – Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) menyambut baik pelaksanaan misi...

InternasionalNews

Eksekusi Mati Pezina di Tanah Suci, Hubungan Saudi dan Bangladesh Memanas

POPULARITAS.COM –  Hubungan bilateral Bangladesh dan Kerajaan Arab Saudi tengah diuji. Baru-baru...

News

Satgas PRR Aceh Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana di Berbagai Sektor Strategis

POPULARITAS.COM –  Pemerintah menegaskan akan terus mengoptimalkan upaya percepatan pemulihan Aceh pascabencana...

News

3 Hal yang Disampaikan Sekjen PBB Saat Bertemu Prabowo

POPULARITAS.COM – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)...