Home News Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Drama Ibu dan Anak Sarat Emosi
NewsSosial dan Budaya

Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Drama Ibu dan Anak Sarat Emosi

Share
Share

POPULARITAS.COM – Industri perfilman Indonesia kembali menghadirkan drama keluarga melalui film Takkan Kubiarkan Kau Menangis. Film produksi Langit Pictures Indonesia yang disutradarai Ferly Halim ini resmi tayang di bioskop mulai Kamis (16/7/2026).

Mengangkat kisah hubungan ibu dan anak, film ini menyuguhkan cerita tentang cinta, pengorbanan, dan kesalahpahaman yang berlangsung selama bertahun-tahun akibat minimnya komunikasi dalam keluarga.

Mengusung tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, Takkan Kubiarkan Kau Menangis mengajak penonton memahami pentingnya komunikasi sebagai fondasi hubungan yang sehat antara orang tua dan anak. Selain menyajikan konflik emosional, film ini juga menghadirkan unsur musik sebagai media bagi tokoh utama untuk menemukan jati dirinya.

Sutradara sekaligus produser Ferly Halim mengatakan film tersebut terinspirasi dari realitas yang banyak terjadi di tengah masyarakat, ketika kasih sayang orang tua kerap disalahartikan oleh anak karena kurangnya komunikasi.

“Kadang kita lebih mudah menunjukkan perhatian dan kasih sayang kepada orang lain dibandingkan kepada keluarga sendiri. Padahal rumah adalah tempat pertama lahirnya mimpi, harapan, dan masa depan seorang anak,” ujar Ferly Halim dalam acara gala premiere digelar di Jakarta, Rabu (15/7/2026).

Ia berharap film tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mampu membuka ruang dialog di dalam keluarga agar hubungan antara orang tua dan anak menjadi lebih baik.

Pemeran utama Ari Irham mengaku kisah dalam film ini sangat relevan dengan kehidupan banyak anak muda yang kerap mengalami kesulitan berkomunikasi dengan orang tua.

“Dika adalah karakter yang emosinya sangat dekat dengan kehidupan banyak remaja. Saya berharap penonton bisa melihat bahwa komunikasi adalah kunci untuk memahami kasih sayang dalam keluarga,” ungkap Ari Irham dalam materi promosi film.

Sementara itu, Shanty yang memerankan karakter Dini menilai sosok ibu dalam film tersebut mewakili banyak orang tua yang mencintai anak sepenuh hati, tetapi tidak selalu mampu mengungkapkannya dengan cara yang tepat.

“Sebagai seorang ibu, Dini melakukan semuanya karena cinta. Semoga film ini membuat kita lebih memahami sudut pandang orang tua maupun anak,” ujar Shanty.

Sinopsis Takkan Kubiarkan Kau Menangis

Film ini berkisah tentang Dika (Ari Irham), seorang remaja yang tumbuh dengan keyakinan dirinya tidak pernah cukup baik di mata sang ibu, Dini (Shanty). Sejak kecil, Dika merasa hidupnya selalu diatur, setiap langkahnya dikritik, dan impiannya dibatasi.

Di sisi lain, Dini merupakan ibu tunggal yang menyimpan luka masa lalu. Pengalaman hidup yang keras membuatnya percaya bahwa bentuk kasih sayang terbaik adalah melalui aturan, disiplin, dan pengorbanan tanpa batas. Namun, sikap tersebut justru dipahami Dika sebagai tekanan.

Perbedaan cara pandang itu membuat hubungan ibu dan anak dipenuhi konflik. Rumah yang seharusnya menjadi tempat pulang berubah menjadi ruang yang terasa asing bagi keduanya.

Dalam keterpurukannya, Dika menemukan pelarian melalui musik. Bersama sahabat-sahabatnya, Angga (Agoye Mahendra), Emil (Emiliano Cortizo), dan Marco (Teuku Rizky), ia membentuk Sans Band. Musik menjadi wadah bagi Dika untuk mengekspresikan perasaan yang selama ini tidak pernah mampu ia sampaikan kepada sang ibu.

Kehadiran Om Radit (Ariyo Wahab) kemudian perlahan mengubah cara pandang Dika terhadap keluarga, kehidupan, dan masa depan. Sosok tersebut membimbing Dika memahami bahwa cinta orang tua tidak selalu hadir dalam bentuk yang mudah dimengerti.

Dalam perjalanan mengejar impiannya, Dika akhirnya menyadari bahwa di balik setiap kesempatan yang ia peroleh selalu ada doa, perjuangan, dan cinta seorang ibu yang diam-diam membuka jalan baginya. Penyesalan pun datang ketika ia mulai memahami arti pengorbanan yang selama ini luput ia lihat.

Selain menyajikan drama keluarga yang emosional, film ini juga diperkuat dengan sejumlah lagu legendaris Sheila On 7, seperti DanKita, dan Hujan Turun, serta dua lagu orisinal berjudul Takkan Kubiarkan Kau Menangis dan Sahabat yang memperkuat setiap adegan penting dalam cerita.

Selain Ari Irham, Shanty, dan Ariyo Wahab, film ini juga dibintangi Agoye Mahendra, Emiliano Cortizo, Teuku Rizky, serta sejumlah aktor dan aktris lainnya. Takkan Kubiarkan Kau Menangis resmi tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai Kamis (16/7/2026).

 

Share

Leave a comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Tulisan Terkait
News

Wagub Aceh Minta Kabupaten/Kota Perkuat Koordinasi dengan BWS dan BPJN

POPULARITAS.COM — Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah (Dek Fadh) meminta pemerintah kabupaten/kota memperkuat...

News

Bupati Pidie Alokasikan Anggaran Rp125,6 M Untuk Gaji Tenaga PPPK-PW

POPULARITAS.COM – Pemerintah Pidie, telah mengalokasikan anggaran dana sebesar ratusan miliar rupiah...

EdukasiNews

Peringati Hardikda Aceh, Rektor USK Tegaskan Pendidikan Bukan Hanya Mengejar Angka dan Prestasi

POPULARITAS.COM – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK) Profesor Mirza Tabrani, mengingatkan agar pendidikan...

News

Serapan TKD Bencana Sangat Rendah, Bupati Pidie Jaya Murka

POPULARITAS.COM – Serapan anggaran recovery pasca bencana Hidrometeorologi Pidie Jaya bersumber dana...