Home Hukum Fraksi Partai Nasdem Aceh temui Irsan Sosiawan, minta DPR RI kawal persoalan kelistrikan
Hukum

Fraksi Partai Nasdem Aceh temui Irsan Sosiawan, minta DPR RI kawal persoalan kelistrikan

Share
Fraksi Partai Nasdem Aceh temui Irsan Sosiawan, minta DPR RI kawal persoalan kelistrikan
Fraksi Partai Nasdem DPR Aceh menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat Tanah Rencong kepada Anggota Komisi XII DPR RI, Irsan Sosiawan, Jumat (8/11/2024). FOTO : Humas Partai Nasdem Aceh
Share

POPULARITAS.COM – Fraksi Partai Nasdem DPR Aceh, Jumat (8/11/2024) temui anggota DPR RI Komisi XII, Irsan Sosiawan. Lewat pertemuan itu, mereka sampaikan aspirasi masyarakat di provinsi ujung barat Sumatra tersebut terkait dengan persoalan kelistrikan.

Irsan Sosiawan sendiri, merupakan Ketua DPW Nasdem Aceh dan juga anggota DPR RI Komisi XII yang membidangi persoalan kelistrikan, ESDM dan energi.

Ketua Fraksi Nasdem Aceh Nurchalis dalam keterangan resminya di Jakarta mengatakan bahwa, tujuan pihaknya menenemui Irsan Sosiawan, untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait masalah kelistrikan di daerah.

“Kita bertemu dengan Pak Irsan yang merupakan anggota DPR RI Komisi XII di Gedung Parlemen di Senayan. Pembahasan tentang kelistrikan di Aceh berdasarkan aspirasi masyarakat,” katanya.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Wakil Ketua DPR Aceh, Saifuddin Muhammad dan Sekretaris Fraksi Nasdem DPR Aceh, Heri Julius.

Dalam kesempatan itu, Nurchalis menyampaikan bahwa saat ini produksi tenaga listrik dari sejumlah pembangkit yang ada di Aceh dilaporkan surplus.

Namun, kasus pemadaman listrik masih sering terjadi di sejumlah daerah. Dia pun berharap agar kasus ini mendapat atensi serius dari pemerintah pusat. “Kita mendengar laporan pihak terkait bahwa produksi tenaga listrik di Aceh itu surplus. Tapi kita sering menghadapi kenyataan kasus pemadaman masih kerap terjadi,” kata dia.  “Satu sisi produksi listrik berlebih, tapi di sisi lain listrik sering padam. Pemadaman bahkan sering dialami oleh daerah penghasil energi listrik seperti Nagan Raya dan Aceh Barat,” ungkapnya.

“Sungguh sebuah ironi. Ini jelas sangat merugikan masyarakat, juga berdampak terhadap ekonomi Aceh, karena proses produksi masyarakat jadi terganggu,” jelas Nurchalis.

Sementara, Saifuddin Muhammad mengatakan, selama ini dirinya mendengar tenaga listrik yang dihasilkan di Aceh dikirim terlebih dahulu keluar daerah, baru kemudian dipasok lagi ke Aceh.

Hal ini yang kadangkala membuat Aceh kekurangan pasokan listrik. Karena itu, ia berharap hasil produksi tenaga listrik di Aceh diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan ketenagalistrikan di Aceh sendiri.

“Kita juga mendengar listrik yang dihasilkan di Aceh dikirim dulu ke Sumut, baru kemudian disalurkan ke Aceh lagi. Inikan aneh, tenaga listrik dari kita tapi kuota listrik untuk Aceh diatur di Medan,” sebutnya.

“Ke depan kita berharap hasil produksi listrik di Aceh benar-benar diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan tenaga listrik Aceh,” katanya.

“Maka hari ini kami sampaikan aspirasi masyarakat Aceh ini kepada Kakak Irsan Sosiawan selaku Kapoksi Nasdem di Komisi XII,” harap Yah Fud, panggilan akrab Saifuddin Muhammad.

Menanggapi aspirasi tersebut, Irsan Sosiawan menyampaikan terima masih dan apresiasi kepada Fraksi Partai Nasdem DPR Aceh yang sejak awal sudah menunjukkan komitmen untuk mengawal persoalan hajat hidup rakyat.

Ia menyebutkan bahwa pihaknya akan segera mengkomunikasikan persoalan tersebut dengan pihak terkait. “Kami berterima kasih dan appreciate kepada pimpinan DPR Aceh dan pimpinan Fraksi Nasdem DPR Aceh yang komit mengawal aspirasi masyarakat,” ucapnya.

Ia berjanji akan mengkomunikasikan persoalan kelistrikan Aceh dengan stakeholder terkait, seperti teman-teman di Komisi XII, Kementerian ESDM dan PLN.

“Termasuk dengan Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota juga. Saya percaya dengan komunikasi yang baik, akan ada solusi konkrit terhadap masalah listrik di Aceh,” katanya.  “Insyaallah ini akan menjadi atensi kami di Komisi XII”, terang Irsan yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Partai Nasdem Aceh tersebut.

Share
Tulisan Terkait
Hukum

Dadan, Sony dan Lodewijk resmi jadi tahanan Kejagung

POPULARITAS.COM – Usai dilakukan pemeriksaan intensif selama beberapa jam. Tiga pimpinan Badan...

Hukum

Kasus terbakarnya gedung Fakultas Pertanian USK Banda Aceh, dua mahasiswa jadi tersangka

POPULARITAS.COM – Dua mahasiswa, masing-masing WS (22) dan MAM (20), resmi ditetapkan...

Hukum

Polisi tangkap pria tua kasus pelecehan dan rudapaksa anak dibawah umur di Aceh Besar

POPULARITAS.COM – AZ (61), berhasil ditangkap petugas dari Kepolisian Aceh Besar. Pria...

Hukum

21 tokoh nasional minta Amicus Curiae untuk pembebasan Nadiem Makarim

POPULARITAS.COM – Sebanyak 21 tokoh lintas generasi dan dari berbagai latar belakang...

Exit mobile version