POPULARITAS.COM – Riyadi (55) tewas mengenaskan dengan luka bacok. Korban dibunuh oleh Warsidam (50) warga Desa Jarorejo, Tuban. Aksi pelaku dipicu dari chat mesra antara korban dan istrinya.
Saat diwawancara di Polres Tuban, pelaku mengaku dirinya mendapatkan chat mesra antara istrinya dan Riyadi. Namun, pada ponsel istrinya nama korban disamarkan jadi nama perempuan. Penyamaran itu agar tidak diketahui oleh pelaku.
“Awalnya saya lihat sendiri chat mesra dari Riyadi ke istri saya. Saya cemburu, tetapi tidak tahu apakah mereka pernah jalan bersama atau tidak. Saya langsung membacok dia enam kali saat sedang menimba air di sumur,” ujar Warsidam, ayah tiga anak itu, kepada Beritasatu.com.
Warsidam yang masih bekerja sebagai satpam di pabrik SIG Tuban mengaku menyesali perbuatannya. Seusai membunuh korban, ia langsung menyerahkan diri ke pihak kepolisian.
“Istri saya tidak pernah mengaku kalau saya tanya tentang hubungan asmaranya dengan perangkat desa itu. Nama kontak korban di ponsel istri malah dikasih nama perempuan,” tambahnya.
Sementara itu, Kanit Jatanras Polres Tuban, Iptu Moh. Rudi, menjelaskan bahwa kasus pembunuhan di wilayah Kerek ini dilakukan oleh satu orang pelaku yang merupakan tetangga korban. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, motif pembunuhan diduga kuat karena persoalan asmara yang sudah berlangsung sejak tahun 2024.
“Korban yang merupakan perangkat desa diketahui menjalin komunikasi asmara dengan istri pelaku. Pelaku bekerja sebagai satpam di pabrik semen. Saat ini, pelaku dijerat Pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, subsider Pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara,” ungkap Rudi.

Leave a comment